Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mendagri Tito Karnavian di acara Halalbihalal masyarakat perantau Sumbagsel di Griya Agung, Sabtu (25/4/2026). Foto: Dok. Puspen Kemendagri
zoom-in-whitePerbesar
Mendagri Tito Karnavian di acara Halalbihalal masyarakat perantau Sumbagsel di Griya Agung, Sabtu (25/4/2026). Foto: Dok. Puspen Kemendagri

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, mengajak para kepala daerah dan tokoh asal Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel) untuk merumuskan program prioritas yang konkret dan dapat direalisasikan di periode 2027-2029.

Ajakan tersebut disampaikannya dalam acara Halalbihalal masyarakat perantau Sumbagsel di Griya Agung, Sabtu (25/4), yang tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum konsolidasi gagasan pembangunan daerah.

Dalam kesempatan itu, Mendagri menjelaskan bahwa pertemuan tersebut berangkat dari inisiatif para tokoh Sumbagsel yang ingin mempererat kebersamaan sekaligus mendorong kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.

“Bukan kita tidak nasionalisme dan mengedepankan primordialisme, kedaerahan. Enggak. Bukan itu,” ujarnya.

Mendagri Tito Karnavian di acara Halalbihalal masyarakat perantau Sumbagsel di Griya Agung, Sabtu (25/4/2026). Foto: Dok. Puspen Kemendagri

Menurutnya, semangat kedaerahan tersebut justru perlu diarahkan menjadi energi positif melalui program-program yang terukur dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah (Pemda) di wilayah Sumbagsel untuk menyusun agenda prioritas yang realistis dan dapat dituntaskan dalam waktu relatif singkat, dengan fokus pada capaian yang bisa dirasakan dalam kurun waktu tiga tahun.

Mendagri Tito Karnavian di acara Halalbihalal masyarakat perantau Sumbagsel di Griya Agung, Sabtu (25/4/2026). Foto: Dok. Puspen Kemendagri

Sebagai gambaran, Mendagri mencontohkan pentingnya percepatan pembangunan infrastruktur yang mampu membuka konektivitas antarwilayah. Pengembangan jaringan jalan tol di Sumatera dinilai dapat mendorong mobilitas, memperkuat aktivitas ekonomi, serta membuka potensi pariwisata di berbagai daerah.

Ia menambahkan, hasil pertemuan tersebut akan ditindaklanjuti melalui pembahasan lanjutan bersama pemangku kepentingan di tingkat pusat guna merumuskan program prioritas yang siap diimplementasikan.

Mendagri Tito Karnavian di acara Halalbihalal masyarakat perantau Sumbagsel di Griya Agung, Sabtu (25/4/2026). Foto: Dok. Puspen Kemendagri

Melalui langkah tersebut, Mendagri berharap akan lahir program-program strategis yang tidak hanya berhenti pada tataran wacana, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Paling enggak sampai 2029 ada sesuatu yang kita tinggalkan yang berharga untuk masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sultan Bachtiar Najamudin, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, serta sejumlah pihak terkait lainnya.