Hari ke-12 Karamnya KM Virgo: 36 Orang Meninggal, 99 Penumpang Masih Dicari

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengungkap perkembangan terbaru pencarian korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Memasuki hari ke-12 operasi, sebanyak 143 korban telah dievakuasi.
Dari jumlah tersebut, 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 36 orang meninggal dunia. Sementara itu, 99 penumpang masih dalam pencarian.
“Jumlah korban yang sudah dievakuasi total ada 143 orang. Di mana untuk yang selamat 108 orang, yang meninggal dunia, update hari ini atau jam sekarang ada 36 yang sudah terevakuasi dan masih dalam pencarian ada 99 penumpang,” kata Syafii saat Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (24/9).
Syafii mengatakan angka tersebut mengacu pada daftar manifest kapal yang diterima Basarnas. Berdasarkan data awal dari KSOP, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang yang terdiri dari 213 penumpang dan 30 awak kapal.
Kronologi KM Virgo Sebelum Hilang Kontak
Syafii menjelaskan kecelakaan bermula saat KM Virgo Transport 8 berangkat dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, pada Sabtu (12/9) pukul 10.13 WIB.
Saat perjalanan memasuki tengah malam, awak kapal melaporkan kepada pemilik kapal bahwa mereka menghadapi cuaca buruk.
“Pada tengah malam, kira-kira lewat dari jam 00.00, awak kapal melaporkan ke owner bahwa kapal menghadapi cuaca buruk,” ujar Syafii.
Sekitar satu jam kemudian, awak kapal kembali melaporkan bahwa kapal mengalami kondisi miring. Satu jam setelah laporan tersebut, komunikasi dengan kapal dilaporkan terputus.
“Dan satu jam berikutnya dilaporkan bahwa kapal mengalami kondisi miring. Dan satu jam berikutnya disampaikan atau kapal sudah tidak bisa komunikasi,” katanya.
Perusahaan pemilik kapal, PT Virgo, kemudian secara resmi melaporkan kecelakaan tersebut kepada Kantor SAR Banjarmasin.
Bersamaan dengan itu, Basarnas juga memonitor adanya sinyal kedaruratan yang dipancarkan dari kapal. Sekitar pukul 05.30 WIB, Basarnas mengerahkan Kapal Laksmana menuju lokasi.
Lokasi kecelakaan berada sekitar 90 nautical miles dari Banjarmasin. Dalam kondisi normal, perjalanan menuju lokasi diperkirakan membutuhkan waktu sekitar enam jam. Namun, karena cuaca buruk, Kapal Laksmana membutuhkan waktu sekitar sembilan jam untuk tiba di lokasi.
