Hujan Deras Guyur Nagoya: Banjir Genangi Jalan Raya-Shinkansen Sempat Disetop

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Warga berjalan di jalan yang tergenang akibat hujan deras di Nagoya, Jepang, Selasa (8/6/2026). Foto: Kyodo/via REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Warga berjalan di jalan yang tergenang akibat hujan deras di Nagoya, Jepang, Selasa (8/6/2026). Foto: Kyodo/via REUTERS

Hujan deras melanda sejumlah wilayah di Jepang. Termasuk di Prefektur Aichi dan Gifu pada Selasa (8/9) sore, menyebabkan banjir di berbagai ruas jalan di wilayah tersebut.

Dikutip dari Reuters, di salah satu satu kota di Prefektur Aichi, Nagoya, hujan dengan intensitas 101,5 milimeter turun dalam satu jam di sana. Angka ini tertinggi yang pernah dicatat di kota tersebut. Ini juga yang menyebabkan banjir.

Hujan lebat itu menyebabkan sejumlah layanan transportasi dihentikan. Salah satunya kereta api, yang membuat sejumlah penumpang telantar. Ini juga berdampak pada penghentian sementara layanan kereta cepat Tokaido, Shinkansen.

Dikutip dari Japan Today, hujan deras itu memicu peringatan banjir, dan otoritas setempat mendesak warga di beberapa wilayah untuk segera mencari tempat yang aman.

Badan Meteorologi Jepang mengeluarkan peringatan banjir tingkat tertinggi (Level 5) untuk Sungai Shonai, yang mengalir melintasi Prefektur Gifu dan Aichi. Curah hujan mencapai sekitar 104 milimeter dalam satu jam di Nagoya akibat pengaruh front hujan musim gugur.

Pemerintah kota mengimbau warga di sebagian wilayah distrik Chikusa, Moriyama, dan Meito untuk segera mengambil tindakan demi keselamatan mereka.

Sebuah mobil melaju di jalan yang tergenang akibat hujan deras di Nagoya, Jepang, Selasa (8/6/2026). Foto: Kyodo/via REUTERS

Pemerintah Prefektur Aichi melaporkan adanya empat orang yang mengalami luka ringan, sementara sekitar 2.700 orang mengungsi ke tempat penampungan.

Banjir juga mendapak sejumlah lokasi penyelenggaraan Asian Games di kota tersebut menjelang pembukaan pada 19 September.

Layanan kereta bawah tanah yang dikelola pemerintah kota sempat dihentikan sementara, sehingga berdampak pada banyak penumpang. Jalur kereta JR Chuo terendam banjir, dan jalan-jalan di kawasan ramai Sakae sempat tergenang air setinggi mata kaki.

Selain layanan kereta lokal, perjalanan kereta cepat (shinkansen) Jalur Tokaido tujuan Tokyo sempat dihentikan sementara antara Stasiun Okayama dan Tokyo, sementara layanan kereta dari Tokyo menuju Nagoya juga ditangguhkan, menurut JR Central.

Layanan kereta di Jalur Sanyo Shinkansen juga sebagian ditangguhkan akibat hujan tersebut, menurut JR West.

Namun, layanan shinkansen Tokaido maupun Sanyo kembali beroperasi sekitar pukul 17.15 waktu setempat, menurut pihak operator.