Ibu di Surabaya Cari Putrinya, Diduga Dibawa Paksa Mantan Suaminya-Ditelantarkan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
A (5), putri dari Agustin Arimardika (33) diduga dibawa paksa oleh mantan suaminya. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
A (5), putri dari Agustin Arimardika (33) diduga dibawa paksa oleh mantan suaminya. Foto: Dok. Istimewa

Seorang ibu bernama Agustin Arimardika (33), warga Jalan Bagong Ginayan, Kota Surabaya, tengah mencari keberadaan A, putrinya yang berusia 5 tahun. Anaknya itu diduga dibawa paksa oleh mantan suaminya bernama Sunardi.

Pencariannya itu diunggah oleh Agustin di Instagramnya. Dalam unggahannya, Agustin meminta bantuan masyarakat yang melihat atau menemukan anaknya untuk memberitahukannya.

Agustin bercerita, peristiwa ini berawal pada awal Maret 2026 saat dirinya mengantarkan putrinya bertemu dengan ayah kandungnya alias mantan suaminya di kawasan Keputran, Surabaya. Ia sendiri telah bercerai dengan Sunardi sejak 2024 lalu.

Agustin mengizinkan mantan suaminya untuk bertemu anaknya dari hari Jumat hingga Minggu.

"Saya berangkat kerja sekalian saya anterin ke rumahnya di Keputran awal Maret sekitar tanggal 1 atau 2 Maret 2026. Sekalian berangkat kerja saya siapkan baju ganti. Niatnya Jumat saya antar dan Minggu saya jemput," kata Agustin saat dikonfirmasi, Kamis (30/7).

A (5), putri dari Agustin Arimardika (33) diduga dibawa paksa oleh mantan suaminya. Foto: Dok. Istimewa

Namun, saat Agustin hendak menjemput anaknya pada Senin siang, Sunardi menolak menyerahkan putrinya dan terjadi cekcok. Bahkan, Sunardi sempat mengajak Agustin untuk berhubungan badan, namun ditolak. Putrinya itu pun masih dibawa oleh Sunardi.

"Senin siang saya mau jemput, itu sudah saya jemput di kosan ayahnya di daerah Simo, di situ malah ngajak cekcok, nggak dikasih ruang sama anak saya," ucapnya.

"Saya enggak mau, kan sudah bukan suami istri. Saya nggak mau, saya diusir, nggak usah jemput, katanya itu anaknya juga. Saya bilang masih kalem, ini waktunya sekolah, kalau libur bisa dibawa lagi. Nggak saya larang untuk ketemu," imbuhnya.

Selang dua minggu kemudian, Agustin menerima informasi dari keluarga Sunardi bahwa anaknya diduga ditelantarkan oleh mantan suaminya tersebut. Agustin pun diminta untuk segera menjemput anaknya.

Saat ke rumah mantan suaminya untuk menjemput anaknya, Agustin kembali ditolak. Bahkan, kata Agustin, ia mendapat kekerasan dari Sunardi.

"Hari Kamis Minggu kemarin, saya berdoa buat anak saya karena kangen. Terus saya dihubungi tetangga. Katanya kasihan anaknya enggak mandi, jarang makan, nunggu belas kasihan orang," kata dia.

Agustin mengupayakan segala cara agar putrinya kembali ke pelukannya, salah satunya dengan memviralkan di media sosialnya.

"Dari situ, mungkin jalan Allah, akhirnya viral dan banyak yang DM. Katanya ngemis di Pasar Keputran, ngamen, ada yang bilang di daerah Tunjungan Plaza nggak bisa makan, minta-minta makan sakit hatiku dengar gitu," ujar dia.

A (5), putri dari Agustin Arimardika (33) diduga dibawa paksa oleh mantan suaminya. Foto: Dok. Istimewa

Selain itu, Agustin juga telah melapor ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB).

"Sekarang sudah diproses DP3A, menunggu dieksekusi jemput paksa. Soalnya keadaan semakin panas dan viral di mana-mana. Masih menunggu waktu yang tepat katanya," ucapnya.

Sementara itu, Kepala DP3A-PPKB Surabaya, Ida Widayati, mengatakan bahwa pihaknya telah menangani kasus ini.

"Kami masih proses klarifikasi dan mediasi," kata Ida.