Ini 11 Pelajaran Agar Tetap Waras di Dunia Kerja

Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kerja itu penting tapi bukan segalanya. Karenanya, setiap pekerja penting untuk menjaga kesehatan mental di lingkungan kerja atau di kantor. Bekerja bukan hanya tentang menghargai orang lain di kantor. Tapi juga wajib hukumnya menghargai diri sendiri dengan cara menolak eksploitasi, mengambil hak cuti secara penuh, serta memprioritaskan keluarga di atas jabatan atau pangkat. Sebagai mau bagaimanapun, dinamika kantor tetap tidak menentu.
Mayoritas pekerja di Indonesia sebenarnya mengalami tekanan psikososial berat akibat beban tugas yang berlebihan. Oleh karena itu, narasi ini mengajak individu untuk menurunkan ekspektasi dan menyadari bahwa setiap orang bisa digantikan dalam pekerjaan patut menjadi perhatian. Siapapun yang bekerja harus ingat, untuk tetap menjaga keseimbangan hidup agar pekerjaan tidak mendominasi segalanya.
Inilah 11 pelajaran penting bagi pekerja untuk menjaga kesehatan psikologis dan keseimbangan hidup di dunia kerja:
1. Jangan terlalu lama bertahan di satu pekerjaan jika tidak ada perkembangan karier atau kenaikan gaji yang layak.
2. Jangan terima promosi jabatan tanpa kenaikan gaji atau kompensasi yang sesuai.
3. Jangan jadikan makanan traktiran sebagai "hadiah" atas kerja keras Anda, karena hak dan kompensasi utama tetaplah yang paling penting.
4. Jika Anda selalu bekerja melebihi batas tanpa aturan yang jelas, biasanya Anda hanya akan diberikan lebih banyak pekerjaan tambahan.
5. Gunakan hak cuti Anda sepenuhnya, baik itu cuti sakit, liburan, maupun cuti tahunan.
6. Sadarilah bahwa di tempat kerja, semua orang bisa digantikan kapan saja.
7. Simpan email atau bukti komunikasi penting untuk berjaga-jaga di kemudian hari.
8. Keluarga dan kesehatan jauh lebih penting daripada jabatan apa pun yang Anda kejar.
9. Tidak semua rekan kerja benar-benar menyukai Anda, jadi tetaplah bersikap profesional dan jaga sikap.
10. Sangat wajar jika ada orang yang bekerja hanya untuk mengejar gaji dan tidak ingin mencari teman dekat atau sahabat karib di kantor.
11. Kurangi ekspektasi berlebih pada pekerjaan Anda, karena bekerja bukanlah segalanya dalam hidup.
Pelajaran-pelajaran ini menjadi pengingat yang sangat krusial, terutama di tengah realitas dunia kerja saat ini. Meskipun tingkat stres pekerja di Indonesia secara umum tercatat rendah di Asia Tenggara (antara 14%–16%), statistik dari survei lokal dan Serikat Pekerja menunjukkan bahwa 73% pekerja sebenarnya mengalami tekanan mental atau psikososial yang signifikan akibat beban kerjanya sehari-hari.
Jadi ingat, kerja bukan segalanya. Kita harus tetap menjaga Kesehatan psikologis di kantor. Agar tetap waras di dunia kerja. Selamat bekerja!
