JDIH UNNES Raih Prestasi sebagai JDIH PTN Terbaik ke-3 Nasional

Penulis lepas, pengajar dan peneliti bahasa di Universitas Negeri Semarang
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari rahmat petuguran tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Universitas Negeri Semarang (UNNES) kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), UNNES berhasil meraih Peringkat III Nasional dengan Predikat AA (Istimewa) dan nilai 100 pada kategori Anggota Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN) tingkat Perguruan Tinggi.
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi atas kinerja unggul UNNES dalam pengelolaan JDIH Tahun 2025. Capaian ini ditetapkan melalui Keputusan Menteri Hukum Republik Indonesia Nomor M.HH-2.HN.03.05 Tahun 2026 tanggal 26 Mei 2026 tentang Penetapan Peringkat Anggota JDIHN Tahun 2026.
Dalam piagam penghargaan yang diberikan kepada Universitas Negeri Semarang, disebutkan bahwa UNNES berhasil meraih Peringkat III dengan Predikat AA (Istimewa) dan nilai 100 pada tingkat Perguruan Tinggi atas kinerja unggul dalam pengelolaan Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Tahun 2025.
Penghargaan tersebut secara resmi diserahkan dalam rangkaian Upacara Peringatan Hari Pengayoman ke-81 Tahun 2026, yang dilaksanakan pada Rabu, 19 Agustus 2026, di Lapangan Upacara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Tengah. Universitas Negeri Semarang tercantum sebagai salah satu penerima penghargaan Penilaian Kinerja Anggota JDIHN Tahun 2026.
Capaian Peringkat III Nasional dengan nilai sempurna 100 menjadi bukti atas komitmen Universitas Negeri Semarang dalam membangun tata kelola dokumentasi dan informasi hukum yang berkualitas, terintegrasi, mudah diakses, serta mendukung kebutuhan sivitas akademika dan masyarakat.
Pengelolaan JDIH tidak hanya menjadi bagian dari pemenuhan administrasi kelembagaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung kepastian hukum, transparansi, akuntabilitas, dan keterbukaan informasi di lingkungan perguruan tinggi.
Prestasi JDIH UNNES juga sejalan dengan komitmen universitas dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh (Peace, Justice and Strong Institutions). Pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum yang transparan, akuntabel, terintegrasi, dan mudah diakses merupakan bagian penting dalam membangun tata kelola kelembagaan yang kuat serta memperluas akses masyarakat terhadap informasi hukum.
Di lingkungan perguruan tinggi, JDIH juga dapat menjadi instrumen pendukung literasi hukum dan pendidikan berkualitas, sejalan dengan SDG 4: Pendidikan Berkualitas (Quality Education). Ketersediaan dokumen dan informasi hukum yang mudah diakses memberikan dukungan bagi proses pembelajaran, penelitian, pengembangan kebijakan, serta peningkatan pemahaman hukum bagi sivitas akademika dan masyarakat.
Dengan demikian, capaian JDIH UNNES tidak hanya menunjukkan keberhasilan dalam penilaian kinerja pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum, tetapi juga memperkuat kontribusi UNNES dalam menghadirkan tata kelola perguruan tinggi yang transparan, inklusif, berintegritas, dan berkelanjutan, selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan.
Predikat AA (Istimewa) sekaligus nilai 100 menunjukkan bahwa pengelolaan JDIH UNNES telah mampu memenuhi standar kinerja yang sangat baik dalam pengelolaan dokumentasi dan informasi hukum. Prestasi ini juga menjadi refleksi dari sinergi dan kerja bersama seluruh unsur yang terlibat dalam pengembangan JDIH UNNES.
Prestasi ini menjadi momentum penting bagi UNNES untuk terus memperkuat kualitas pengelolaan JDIH sebagai bagian dari ekosistem tata kelola universitas yang modern, transparan, dan berbasis digital.
Dukungan pimpinan universitas serta kolaborasi antarunit menjadi salah satu fondasi penting dalam memastikan pengelolaan JDIH dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang semakin luas bagi sivitas akademika maupun masyarakat.
Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi pengelola JDIH UNNES untuk terus melakukan inovasi dan meningkatkan kualitas layanan dokumentasi serta informasi hukum, sehingga JDIH UNNES dapat semakin berkontribusi dalam mendukung UNNES yang unggul, berintegritas, dan berdampak bagi masyarakat.
Peringkat III Nasional, Predikat AA (Istimewa), dan nilai 100 bukan sekadar sebuah penghargaan, tetapi menjadi bukti nyata komitmen UNNES dalam menghadirkan tata kelola dokumentasi dan informasi hukum yang unggul, akuntabel, dan berkelanjutan.
Selamat dan sukses untuk JDIH Universitas Negeri Semarang. Terus bergerak, terus berinovasi, dan terus memberikan layanan hukum terbaik untuk UNNES dan masyarakat.
