Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolri Pimpin Penyucian Panji Rastra Sewakottama

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. Mabes Polri
zoom-in-whitePerbesar
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. Mabes Polri

Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, memimpin Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6). Upacara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, mengatakan upacara tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan kembali nilai-nilai yang menjadi pedoman pengabdian seluruh anggota Polri.

“Upacara penyucian Panji Rastra Sewakottama ini merupakan simbol peneguhan nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya yang menjadi jiwa setiap insan Bhayangkara,” kata Trunoyudo.

Menurut dia, melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polri ingin memastikan semangat pengabdian, persatuan, serta komitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat terus terjaga dan semakin kuat.

Dalam prosesi penyucian Panji Rastra Sewakottama, Kapolri melaksanakan tiga tahapan simbolis yang sarat makna. Tahap pertama dilakukan dengan membersihkan panji menggunakan sikat sebagai simbol upaya membersihkan berbagai kekurangan sekaligus tekad untuk terus melakukan perbaikan dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. Mabes Polri

Tahap berikutnya berupa pemercikan air yang berasal dari sumber mata air di 34 wilayah Indonesia yang telah disatukan di Jakarta. Prosesi tersebut melambangkan persatuan, kebersamaan, dan semangat pengabdian seluruh jajaran kepolisian dari Sabang hingga Merauke dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Adapun tahap terakhir dilakukan dengan pemberian wewangian pada Panji Rastra Sewakottama. Simbol tersebut dimaknai sebagai harapan agar setiap pengabdian Polri dapat mengharumkan nama institusi serta semakin dicintai dan dipercaya oleh masyarakat.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. Mabes Polri

“Semangat yang terkandung dalam prosesi penyucian tersebut menjadi pengingat bahwa Polri harus terus berbenah, memperkuat soliditas, dan menjaga kepercayaan publik melalui kerja-kerja yang profesional, modern, dan humanis,” tutur Trunoyudo.

Ia menambahkan, setiap tahapan penyucian juga mengandung pesan agar seluruh anggota Polri senantiasa melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya.

“Makna dari setiap tahapan penyucian ini adalah ajakan bagi seluruh personel Polri untuk selalu melakukan evaluasi, memperbaiki diri, serta menjaga marwah institusi. Harapannya, Polri semakin presisi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” katanya.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Upacara Penyucian Panji Rastra Sewakottama di Ruang Rapat Utama Mabes Polri, Jakarta, Kamis (25/6/2026). Foto: Dok. Mabes Polri

Usai prosesi penyucian, kegiatan dilanjutkan dengan doa dan zikir bersama sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus memohon kekuatan, keselamatan, dan perlindungan dalam pelaksanaan tugas-tugas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Polri menegaskan, melalui internalisasi nilai-nilai yang terkandung dalam Panji Rastra Sewakottama, kepolisian turut menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai institusi yang profesional, modern, tepercaya, serta semakin dekat dengan masyarakat dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.