Jelang Semen Padang FC vs PSIS, Polres Metro Bekasi Kota Hadirkan Sport Tourism

Laga Semen Padang FC menghadapi PSIS Semarang yang akan digelar di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, pada Minggu (20/9) akan terasa berbeda. Sebab, Polres Metro Bekasi Kota bersama Ikatan Keluarga Minang (IKM) dan Dinas Pariwisata Kota Bekasi menghadirkan Sport Tourism by Football Lover di kawasan stadion mulai pukul 16.00 WIB.
Konsep wisata olahraga atau sport tourism itu menghubungkan atmosfer kompetisi dengan wisata kuliner, produk UMKM, panggung hiburan, dan ruang silaturahmi bagi pengunjung. Gagasan tersebut berangkat dari pandangan bahwa daya tarik sepak bola tidak berhenti pada 90 menit di lapangan, tetapi juga dapat membuka peluang bagi ekonomi kreatif dan pariwisata daerah.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Putu Kholis Aryana mengatakan, perhelatan olahraga dapat memberikan manfaat yang lebih luas ketika dikelola secara kolaboratif.
“Sepak bola membawa orang datang dan mempertemukan berbagai lapisan masyarakat. Arus kunjungan tersebut perlu diubah menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas pasarnya,” kata Putu Kholis.
Sebanyak 30 stan kuliner dan UMKM akan meramaikan kawasan Stadion Patriot Candrabhaga. Panggung hiburan juga disiapkan untuk membangun suasana yang semarak sehingga seluruh agenda dapat dinikmati bersama keluarga maupun komunitas sebelum kick off.
Menurut Putu Kholis, keamanan menjadi fondasi agar manfaat ekonomi dan sosial dari kegiatan tersebut dapat dirasakan secara optimal.
“Keamanan bukan sekadar memastikan laga berjalan lancar. Situasi yang kondusif membuat ruang publik hidup, pelaku usaha dapat berkembang, dan pengunjung menikmati seluruh rangkaian dengan tenang,” ujarnya.
Pendukung kedua kesebelasan dan warga yang hadir diajak menjaga sportivitas, menghormati sesama pengunjung, serta mematuhi ketentuan penyelenggara dan arahan petugas. Antusiasme terhadap tim kebanggaan diharapkan turut menghadirkan suasana yang tertib, ramah, dan penuh persaudaraan.
“Kami ingin orang datang karena sepak bola, mengenal Bekasi melalui kuliner dan kreativitas warganya, kemudian pulang membawa kesan yang baik. Ketika olahraga mampu menggerakkan kota, manfaatnya dapat dirasakan jauh melampaui peluit akhir,” pungkas Putu Kholis.
