Jemput Bola di Manggarai Barat NTT, Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen Kependudukan

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ditjen Dukcapil buka layanan jemput bola pulihkan dokumen kependudukan ke Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Senin (24/8/2026). Foto: Dok. Ditjen Dukcapil
zoom-in-whitePerbesar
Ditjen Dukcapil buka layanan jemput bola pulihkan dokumen kependudukan ke Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Senin (24/8/2026). Foto: Dok. Ditjen Dukcapil

Langkah cepat ditunjukkan jajaran Ditjen Dukcapil Kementerian Dalam Negeri dalam menangani pemulihan dokumen kependudukan warga pascagempa berkekuatan M 7,7 di Nusa Tenggara Timur. Dipimpin Sekretaris Ditjen Dukcapil Hani Syopiar Rustam, Tim Peduli Bencana Kemendagri menerjunkan layanan jemput bola ke Kabupaten Manggarai Barat pada Senin (24/8/2026).

Setibanya di Labuan Bajo, rombongan Sesditjen Hani Syopiar Rustam langsung bergerak meninjau Kantor Dinas Dukcapil Kabupaten Manggarai Barat. Walaupun gedung kantor mengalami kerusakan berupa retak dinding akibat guncangan gempa, pelayanan adminduk kepada masyarakat dipastikan tetap berjalan normal.

Kedatangan Sesditjen Hani Syopiar Rustam beserta tim diterima langsung oleh Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Manggarai Barat Pius Baut mewakili Bupati, serta didampingi Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Barat Valentinus Andi.

Dalam kesempatan tersebut, Ditjen Dukcapil menyerahkan bantuan hibah dan peminjaman perangkat teknis untuk menunjang kelancaran penerbitan dokumen warga di wilayah terdampak. Bantuan hibah yang diserahkan meliputi dua outeratau 4 ribu keping blanko KTP-el, satu unit perangkat internet Starlink, satu unit Sam Card, satu set ribbon, film, dan cleaning kit, dua rim kertas A4 80 gram, serta satu unit printer inkjet. Selain itu, diserahkan pula pinjam pakai satu unit alat rekam KTP-el portable (mobile enrollment).

Ditjen Dukcapil buka layanan jemput bola pulihkan dokumen kependudukan ke Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Senin (24/8/2026). Foto: Dok. Ditjen Dukcapil

Hani Syopiar Rustam menyatakan, penyerahan bantuan sarana ini bertujuan agar proses penggantian dokumen warga yang hilang atau rusak akibat gempa tidak terhambat. "Kehadiran kami di Manggarai Barat adalah amanat untuk memastikan pelayanan publik dasar tidak lumpuh. Perangkat Starlink dan alat rekam portable ini kami serahkan agar petugas dinas di daerah bisa bergerak fleksibel ke posko-posko pengungsian. Seluruh penggantian dokumen kependudukan warga yang terdampak bencana dipastikan gratis," kata Hani.

Asisten III Setda Manggarai Barat, Pius Baut, menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan nyata dari Kementerian Dalam Negeri.

"Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Manggarai Barat, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian Ditjen Dukcapil. Bantuan sarana pendukung seperti Starlink dan tambahan blanko KTP elektronik ini sangat krusial bagi kami, mengingat kelancaran sinyal dan pasokan logistik kependudukan amat dibutuhkan untuk mempercepat pelayanan di area bencana," ujar Pius Baut.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Dukcapil Manggarai Barat, Valentinus Andi, menyatakan kesiapan jajarannya untuk merapat ke titik-titik lokasi terdampak bersama Tim Ditjen Dukcapil.

Ditjen Dukcapil buka layanan jemput bola pulihkan dokumen kependudukan ke Kabupaten Manggarai Barat, NTT, pada Senin (24/8/2026). Foto: Dok. Ditjen Dukcapil

"Meskipun bangunan kantor kami mengalami retak-retak, semangat anggota di lapangan tidak surut. Dengan adanya alat rekam portable dan ketersediaan blanko dari pusat, kami siap menyisir warga yang kehilangan dokumen di desa-desa terdampak," tutur Valentinus.

Rombongan juga mendatangi Posko Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi di Kantor BPBD Manggarai Barat untuk berkoordinasi dengan Wakil Bupati Manggarai Barat, Yulianus Weng dan Ketua DPRD Manggarai Barat Benediktus Nurdin. Wabup Yulianus menyampaikan apresiasi tinggi serta menitipkan salam hormat kepada Dirjen Dukcapil atas gerak cepat jajaran Kemendagri di lapangan.

Tim turut memantau perkembangan situasi di Command Center BPBD Manggarai Barat. Hingga Senin sore, aktivitas seismik masih terasa dengan rentetan gempa susulan berkekuatan di bawah M 4, termasuk guncangan berkekuatan 2,6 SR yang terdeteksi di sekitar pesisir Kabupaten Manggarai (Ruteng) saat peninjauan berlangsung.

Berdasarkan data rekapitulasi hingga pukul 18.39 WITA, layanan jemput bola dan pelayanan rutin di Manggarai Barat pada hari pertama berhasil menerbitkan total 358 dokumen kependudukan. Rincian dokumen yang diterbitkan meliputi: Perekaman KTP-el sebanyak 36 jiwa; Pencetakan KTP-el 94 keping; cetak Kartu Keluarga (KK) 174 lembar; cetak Kartu Identitas Anak (KIA) 5 keping; Aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) kepada 13 pemohon; cetak Surat Pindah Datang 12 dokumen; cetak akta kelahiran 18 lembar; cetak akta kematian: 4 lembar, dan cetak akta perkawinan: 2 lembar.

Hani menegaskan, kehadiran tim Kemendagri bertujuan memastikan hak sipil warga tidak terhenti di tengah situasi darurat pascabencana.

"Dukcapil hadir untuk memastikan warga yang kehilangan atau mendapati dokumen kependudukannya rusak akibat gempa bisa segera mendapatkan penggantinya. Bantuan perangkat dan sarana teknis yang kami serahkan hari ini diharapkan memperkuat daya jangkau Dinas Dukcapil Manggarai Barat dalam melayani masyarakat hingga ke pelosok terdampak," ujar Hani Syopiar Rustam.

Pelayanan tanggap bencana ini bakal terus berlanjut ke sejumlah titik pengungsian dan lokasi terdampak gempa di wilayah Kabupaten Manggarai Barat selama beberapa hari ke depan.