Kapal Jepang Bawa 3 Heli Chinook Tiba di Kalbar, Bantu Penanganan Karhutla

Kapal JS Kunisaki milik Jepang yang membawa tiga helikopter CH-47 Chinook telah tiba di perairan Kalimantan Barat untuk membantu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ketiga helikopter tersebut selanjutnya akan menjalani persiapan dan uji penerbangan sebelum digunakan dalam operasi.
Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, mengatakan kapal JS Kunisaki telah mencapai perairan Kalimantan Barat pada Rabu (9/9). Kapal tersebut dijadwalkan merapat di Pelabuhan Kijing, Mempawah.
"Kalau kapal induk Jepang, hari ini sudah sampai di perairan, sore ini di perairan Kalimantan Barat. Besok merapat ke Kijing, ke Pelabuhan Kijing," kata Rico kepada wartawan di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu (9/9).
Setelah merapat, tiga helikopter CH-47 Chinook yang dibawa kapal tersebut akan menjalani uji penerbangan. Salah satu tahapan yang dilakukan yakni memastikan helikopter dapat beroperasi dari Bandar Udara Supadio, Pontianak.
"Dan mereka akan melaksanakan test flight di Pontianak, memastikan bahwa Chinook CH-47 itu bisa mendarat di Bandar Udara Supadio," ujarnya.
Jika seluruh tahapan persiapan berjalan sesuai rencana, armada Jepang tersebut akan mulai digunakan dalam operasi penanggulangan karhutla di Indonesia.
"Nanti harapannya tanggal 11 atau 12 [September] baru mulai melaksanakan operasi penanggulangan bencana," jelas Rico.
Sebelumnya, Kementerian Pertahanan memastikan pemerintah Jepang mengerahkan tiga helikopter CH-47 Chinook untuk membantu operasi pemadaman karhutla di Indonesia. Ketiga helikopter tersebut dibawa menggunakan JS Kunisaki. Jepang juga mengerahkan sekitar 180 personel.
Berdasarkan rencana Kemhan, operasi bantuan Jepang dijadwalkan berlangsung selama 21 hari, dengan pelaksanaannya tetap menyesuaikan perkembangan kondisi karhutla di lapangan.
Kehadiran armada Jepang ini menjadi bagian dari dukungan penanggulangan karhutla yang dilakukan Indonesia bersama mitra internasional. Kondisi kebakaran di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan masih menjadi perhatian pemerintah, dengan operasi pemadaman dilakukan melalui jalur darat dan udara.
Tiga Chinook Jepang nantinya akan memperkuat kemampuan pemadaman dari udara, khususnya dalam menjangkau lokasi kebakaran yang sulit ditangani melalui jalur darat.
