Kapendam Sriwijaya Ungkap Motif TNI Tembak Sesama Anggota TNI
·waktu baca 2 menit

Kapendam II/Sriwijaya Letkol Inf Yordania mengungkap motif penembakan yang dialami Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa. Ia diduga ditembak oleh sesama anggota TNI berinisial Sertu MRR saat berada di Cafe Panhead, Jalan Alamsyah Ratu Prawira Negara, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang.
“Motif sementara karena cekcok dan perkelahian yang berujung penembakan. Namun untuk detail penyebab dan kronologi lengkap masih didalami oleh penyidik Denpom II/Sriwijaya,” kata Yordania, Rabu (20/5).
Selain itu, dari penyelidikan juga diketahui bahwa senjata yang digunakan diduga merupakan senjata api rakitan. Namun hingga kini penyidik masih mendalami asal-usul senjata tersebut, termasuk jenis dan bagaimana pelaku mendapatkannya.
“Senjata yang digunakan diduga senjata api rakitan. Saat ini masih didalami jenisnya maupun dari mana diperoleh,” katanya.
Yordania mengatakan hasil penyidikan sementara menunjukkan keterlibatan 2 orang dalam kasus tersebut. Ada warga sipil berinisial DS yang ikut terlibat.
“Hasil penyidikan sementara, ada dua pelaku. Satu anggota TNI berinisial Sertu MRR diduga sebagai pelaku penembakan, sementara satu orang sipil berinisial DS yang menyembunyikan barang bukti senjata api yang digunakan saat kejadian,” katanya.
Pratu Ferischal Dimakamkan
Pratu Ferischal sempat dilarikan ke RS Permata Palembang usai penembakan. Namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tembak yang dideritanya.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Donny Pramono mengatakan Pratu Ferischal telah dimakamkan secara militer pada Sabtu (16/5) sore di TPU Sematang Borang, Palembang.
“Dapat kami informasikan, untuk upacara pemakaman militer almarhum Pratu Ferischal Alfarizky Abelsa telah dilaksanakan Sabtu sore pukul 17.45 WIB di TPU Sematang Borang, Palembang dalam keadaan khidmat,” ujarnya.
Donny menjelaskan, Denpom II/4 Palembang telah melakukan serangkaian penyelidikan dengan menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa puluhan saksi, hingga mengamankan rekaman CCTV.
Ia memastikan penanganan perkara dilakukan secara mendalam. Pangdam II/Sriwijaya Mayjen Ujang Darwis pun telah memerintahkan jajarannya mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
“Pangdam II/Sriwijaya telah memerintahkan Asintel Kasdam dan Danpomdam untuk menangani kasus secara mendalam sampai dengan tuntas. Proses masuk tahap penyidikan terhadap MRR sesegera mungkin berkas perkara dilimpahkan ke Otmil I-05 Plg. Dan perkara Saudara DS akan dilimpahkan hari ini ke Polrestabes Palembang,” kata Donny.
