Kebakaran Gudang Kembang Api di Denpasar: Meledak Saat Dirakit, 2 Luka Bakar

Kebakaran melanda sebuah rumah kontrakan yang digunakan sebagai tempat untuk menyimpan perlengkapan dekorasi dan merakit kembang api pada Selasa (15/9) pukul 15.00 WITA. Lokasi kebakaran tersebut bertempat di Jalan Siulan, Gang Sekar Buana, Denpasar Timur.
"Dari kejadian tersebut terdapat 2 korban luka bakar. Api dapat dipadamkan pukul 17.00 WITA oleh 3 unit pemadam kebakaran Kota Denpasar," terang Kasi Humas Polresta Denpasar, Iptu I Gede Adi Saputra Jaya, dalam keterangannya pada Rabu (16/9).
Selain gudang, kebakaran tersebut juga merembet ke sebelah utara gudang bengkel dan pengecatan sepeda motor. Namun, karena tidak ada orang yang berada di lokasi dan menyelamatkan barang-barang, sebanyak 8 unit sepeda motor ikut terbakar.
Kepada polisi, pemilik gudang bernama Mochammad Ali (57) menjelaskan bahwa saksi mulai merakit kembang api untuk pertunjukan di Karangasem dan Nusa Dua pada pukul 08.00 WITA.
"Saksi merakit kembang api untuk show bersama karyawan saksi berjumlah 6 orang," terang Adi.
Ledakan muncul pada pukul 15.00 WITA ketika seorang karyawan sedang melakban kembang api. Dari sana, mendadak muncul percikan api yang langsung membesar karena terdapat bahan-bahan yang mudah terbakar.
Keterangan diperkuat oleh Putu Sumiasa (51) yang bekerja di tempat tersebut. Ketika kembang api yang dirakit meledak, Putu langsung lari menyelamatkan diri dari lokasi kejadian.
"Saksi menyelamatkan diri. Namun, ada teman saksi bernama I Made Gede dan Tina yang masih berada di dalam," jelas Adi.
Dua orang korban luka bakar dalam kejadian tersebut adalah I Made Gede (50) dan Tina (27). Keduanya mendapatkan perawatan medis untuk luka bakar ringan.
"Korban I Made Gede kaget saat kembang api meledak dan menimbulkan banyak asap, selanjutnya korban masuk ke dalam kamar mandi hingga akhirnya pingsan," ucap Adi.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Denpasar, I Made Tirana, menyebut laporan diterima pada pukul 16.30 WITA. Selanjutnya, personel dari pos terdekat langsung beranjak ke lokasi.
"Empat pos meluncur ke sini dengan kekuatan delapan unit pemadam kebakaran dan unit rescue," ungkap Tirana.
Proses pemadaman dilakukan secara terus menerus untuk mengendalikan api sehingga tidak meluas, serta mengantisipasi adanya ledakan susulan.
