Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan Mobil di Grobogan, 4 Orang Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
KA Argo Bromo Anggrek. Foto: Toto Santiko Budi/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
KA Argo Bromo Anggrek. Foto: Toto Santiko Budi/Shutterstock

Kecelakaan yang melibatkan kereta api dan satu unit mobil terjadi di perlintasan sebidang Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Dalam insiden ini 4 orang dinyatakan tewas.

Plt Kasi Humas Polres Grobogan, Ipda Arif Suryanto mengatakan, kecelakaan ini terjadi pada Jumat (1/5) dini hari pukul 03.50 WIB. Mobil itu tertemper kereta api Argo Bromo Anggrek.

"Benar terjadi laka KA Argo Bromo Anggrek jurusan Jakarta-Surabaya dengan mobil di perlintasan KA Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon," ujar Arif, Jumat (1/5).

Ia menyebut, mobil itu ditumpangi 9 orang rinciannya 4 orang meninggal dunia, sisanya selamat.

"Korban meninggal dunia atas nama Pipi (8), dan tiga orang lain yang identitasnya belum diketahui," jelas dia.

Keempat jenazah selanjutnya dibawa ke Puskesmas Pulokulon 1.

Ilustrasi kecelakaan Kereta Api. Foto: Shutterstock

Sementara itu, Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif akibat insiden ini, KA Argo Bromo Anggrek Berhenti Luar Biasa (BLB) di Stasiun Kradenan pada pukul 02.54 WIB guna dilakukan pemeriksaan kondisi sarana.

"Setelah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan aman oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP), KA Argo Bromo Anggrek berangkat kembali dari Stasiun Kradenan pada pukul 02.56 WIB," imbuh Luqman.

KAI Daop 4 Semarang mengimbau agar masyarakat tidak berkegiatan di jalur kereta api. Hal tersebut sesuai dengan Pasal 181 Ayat (1) UU 23 Tahun 2007 Tentang Perekeretaapian.

Dalam Ayat (1) Pasal tersebut menyatakan bahwa setiap orang dilarang berada di ruang manfaat jalur kereta api; menyeret, menggerakkan, meletakkan, atau memindahkan barang di atas rel atau melintasi jalur kereta api; atau menggunakan jalur kereta api untuk kepentingan lain, selain untuk angkutan kereta api.

"PT KAI Daop 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut," kata Luqman.