Kedubes AS Sebut Bandara dan Pelabuhan di Yordania Dievakuasi karena Ancaman

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Helikopter Angkatan Bersenjata Yordania yang akan ditenggelamkan di dasar Laut Merah, di lepas pantai kota pelabuhan selatan Aqaba, Yordania. Foto: REUTERS/Muhammad Hamed
zoom-in-whitePerbesar
Helikopter Angkatan Bersenjata Yordania yang akan ditenggelamkan di dasar Laut Merah, di lepas pantai kota pelabuhan selatan Aqaba, Yordania. Foto: REUTERS/Muhammad Hamed

Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) di Amman menyatakan Bandara Internasional dan Pelabuhan Aqaba di Yordania dievakuasi pada Minggu (19/7) akibat adanya ancaman keamanan yang disebut "spesifik dan kredibel".

Dalam pernyataannya di media sosial X, Kedubes AS tidak menjelaskan bentuk ancaman tersebut.

Namun, warga negara AS diminta menghindari perjalanan ke dua lokasi itu hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

"Kami sangat menyarankan seluruh warga Amerika untuk tidak bepergian ke bandara maupun pelabuhan. Tetap ikuti seluruh arahan keamanan dari otoritas Yordania," tulis Kedubes AS di Amman.

X post embed

Hingga pengumuman tersebut dirilis, otoritas Yordania belum memberikan penjelasan resmi mengenai situasi di Aqaba.

Menurut Reuters, Menteri Informasi Yordania juga belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar.

Peringatan itu muncul di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah Iran melancarkan serangan terhadap sejumlah fasilitas militer AS di kawasan.

Sebelumnya, militer AS mengonfirmasi dua personelnya tewas dan satu lainnya hilang akibat serangan Iran di Yordania.