Kejati Jateng Kumpulkan Data Pengelola SPPG: Instruksi Pimpinan, Tak Pilih-Pilih

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Arfan Triono. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Arfan Triono. Foto: Dok. Istimewa

Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah sedang mengumpulkan data terkait pelaksanaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Jawa Tengah. Ini adalah instruksi langsung dari Kejaksaan Agung.

Hal itu diungkapkan Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Arfan Triono.

"Jadi penegak kami di kejaksaan negeri melakukan on the spot, melakukan pengumpulan data dan keterangan terkait pelaksanaan SPPG, kendala, serta apa saja yang sudah pernah terjadi di daerah," ujar Arfan kepada wartawan, Jumat (10/7).

Ia menjelaskan, pengumpulan data tersebut mencakup seluruh SPPG di Jawa Tengah tanpa membedakan pihak pengelolanya.

"Yang namanya semua, semua. Entah itu Polri ataupun yang bukan. Jadi semua, tidak ada pilih-pilih," tegasnya.

Meski demikian, Arfan menjelaskan bahwa pengumpulan data dan keterangan yang dilakukan pihaknya bukan dalam rangka penegakan hukum pidana.

"Enggak ada pemeriksaan, yang ada on the spot data dan baket (bahan keterangan). Kami tidak memanggil, tidak memeriksa. Kami hanya mengumpulkan data dan keterangan secara on the spot," jelasnya.

Selain itu, apabila dalam proses pengumpulan data ditemukan dugaan pelanggaran atau penyelewengan, pihaknya akan terlebih dahulu melaporkannya kepada pimpinan untuk menentukan langkah selanjutnya.

"Kalau ditemukan sesuatu, tentu kami laporkan kepada pimpinan untuk meminta petunjuk selanjutnya akan diproses seperti apa. Tapi kembali lagi, ini masih full data ya. Terlalu dini untuk menilai, karena masih dalam tahap pengumpulan data dan keterangan. Prosesnya masih panjang dengan melibatkan banyak titik," kata Arfan.