Korban Kapal Virgo yang Sudah Dievakuasi Jadi 107 Orang, 6 Meninggal Dunia

Sebanyak 107 orang korban kapal KM Virgo Transport telah dievakuasi setelah kapal tersebut mengalami kondisi darurat di Laut Jawa, Minggu (13/9). Dari jumlah tersebut, 6 orang meninggal dunia dan 1 lainnya mengalami luka-luka.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafi mengatakan proses evakuasi dilakukan sejumlah kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Yang pertama, kapal TB Mauhau 9. Informasi sementara telah mengevakuasi 16 korban: 14 korban selamat, satu cedera berat, dan satu dalam kondisi meninggal dunia,” kata Syafi, Minggu (13/9).
Kemudian, kapal TB TCP mengevakuasi 6 korban. Sebanyak 1 orang selamat dan 5 lainnya meninggal dunia.
Sementara itu, MV Haida mengevakuasi 69 orang dalam kondisi selamat. Sedangkan KM Cahaya Bahari membawa 22 korban yang seluruhnya selamat.
“Beberapa kapal sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan yang ada di Banjarmasin ini, dan diperkirakan kapal pertama adalah MV Haida membawa 69 orang, insyaallah mudah-mudahan dalam 1 jam ke depan sudah bisa sandar,” ujarnya.
Syafi menambahkan, operasi SAR masih berlangsung untuk memastikan seluruh korban dapat dievakuasi.
“Sehingga kita semuanya berharap mudah-mudahan operasi yang kita laksanakan ini bisa segera untuk bisa mengevakuasi seluruh korban yang dilaporkan terlibat atau terkena dalam musibah tersebut,” tuturnya.
Sebelumnya, KMP Virgo dilaporkan mengalami hilang kontak saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (13/9/2026). Kapal tersebut membawa 243 penumpang dan awak kapal.
Laporan diterima Kantor SAR Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA. Kapal diduga menghadapi cuaca buruk sebelum komunikasi terputus sekitar pukul 02.00 WITA.
