Ledakan di Galian Jalan Fatmawati, 2 Pekerja Luka di Bagian Wajah
·waktu baca 2 menit

Ledakan terjadi saat pekerjaan galian di kawasan Jalan RS Fatmawati, Cilandak, Jakarta Selatan, Senin (8/6). Peristiwa itu diduga terjadi ketika pekerja melakukan pengeboran jalan untuk pengelolaan air PAM dan mengenai kabel PLN.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi mengatakan, polisi menerima informasi awal dari layanan darurat 110 sebelum mendatangi lokasi kejadian.
“Betul. Kami dapatnya kan dari layanan 110 ya,” kata Joko, Senin (8/6).
Menurut Joko, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, ledakan diduga dipicu saat pekerjaan galian berlangsung.
“Kami datangin TKP di Jalan RS Fatmawati, tepatnya di putaran BRI. Masuknya wilayah Cilandak,” ujar dia.
“Diduga ledakan itu karena ada galian. Menurut keterangan saksi, galian untuk pengelolaan air bersih mengebor jalan, tiba-tiba terdengar suara ledakan,” tambahnya.
Diduga Akibat Kabel Putus
Polisi menduga ledakan dipicu kabel PLN yang putus akibat aktivitas pengeboran tersebut.
“Kami menduganya itu putusnya kabel PLN. Sementara dugaannya seperti itu,” kata Joko.
“Diduga ya, diduga ya. Karena ini kan rencana mau mengadakan galian, yang kurang lebih pada saat dicek ternyata sudah mengenai kabel ini,” imbuhnya.
Akibat kejadian tersebut, dua pekerja berinisial H dan R mengalami luka pada bagian wajah. Keduanya langsung dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk mendapat penanganan medis.
“Ada dua korban. Luka pada wajah. Keduanya dilarikan ke RS Fatmawati,” kata dia.
Joko mengatakan, dua korban itu merupakan pekerja yang melakukan aktivitas galian di lokasi ledakan.
“Itu pekerja, yang melakukan galian,” ujarnya.
Sementara itu, pekerjaan galian untuk sementara dihentikan dan kasusnya masih ditelusuri oleh Polsek Cilandak.
Saat ini polisi telah mengecek tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, mendata korban, hingga mengantar korban ke rumah sakit.
“Langkah-langkah yang sudah dilakukan: cek TKP, memeriksa saksi-saksi, mendata korban, kemudian menolong atau mengantar korban ke Rumah Sakit Fatmawati,” tutup dia.
