Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN Desa Ciadeg Lakukan Pembuatan Biodesinfektan, APD & SOP Biosafety

Pembuatan Biodesinfektan, Pengadaan APD dan Pembuatan SOP Biosafety di BUMDes Ayam Petelur Desa Ciadeg. Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Pembuatan Biodesinfektan, Pengadaan APD dan Pembuatan SOP Biosafety di BUMDes Ayam Petelur Desa Ciadeg. Dok. Istimewa

Mahasiswa KKN Universitas Djuanda Kolaborasi Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) dan Fakultas Pertanian (Faperta)di Desa Ciadeg melaksanakan kegiatan pendampingan di

BUMDes Ayam Petelur Desa Ciadeg sebagai upaya untuk meningkatkan penerapan sanitasi, kebersihan, dan keselamatan kerja di lingkungan peternakan. Kegiatan ini mencakup pembuatan biodesinfektan alami berbahan dasar daun sirih, pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), serta penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) biosafety.

Kegiatan diawali dengan pembuatan biodesinfektan alami berbahan daun sirih. Mahasiswa KKN memberikan pendampingan dalam proses pemanfaatan daun sirih sebagai bahan dasar larutan biodesinfektan. Daun sirih dipilih karena mudah diperoleh dan mengandung senyawa yang memiliki aktivitas antimikroba. Proses pembuatan dilakukan dengan menyiapkan daun sirih, membersihkannya, kemudian mengolahnya hingga diperoleh ekstrak atau larutan yang dapat dimanfaatkan untuk membantu proses sanitasi. Biodesinfektan tersebut dapat digunakan sebagai salah satu alternatif dalam membantu menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan di area peternakan.

Setelah pembuatan biodesinfektan, mahasiswa KKN juga melakukan pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) yang diperlukan untuk mendukung aktivitas di area kandang. APD menjadi bagian penting dalam penerapan biosafety karena dapat membantu mengurangi kontak langsung dengan kotoran, debu, dan berbagai sumber kontaminasi yang terdapat di lingkungan peternakan. Penggunaan APD juga diharapkan dapat membentuk kebiasaan kerja yang lebih bersih dan aman bagi pengelola maupun pekerja BUMDes.

Kegiatan selanjutnya adalah penyusunan SOP biosafety. Mahasiswa KKN menyusun prosedur yang dapat dijadikan pedoman oleh pengelola BUMDes dalam melakukan aktivitas di area peternakan. SOP tersebut mencakup ketentuan penggunaan APD sebelum memasuki area kandang, menjaga kebersihan diri, mencuci atau membersihkan tangan, menjaga kebersihan pakaian dan perlengkapan kerja, melakukan sanitasi peralatan, serta menjaga kebersihan lingkungan kandang. SOP juga dibuat agar setiap kegiatan di area peternakan dapat dilakukan dengan prosedur yang lebih teratur dan konsisten.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Desa Ciadeg tidak hanya memberikan produk berupa biodesinfektan alami, tetapi juga membantu menyediakan perlengkapan pendukung dan pedoman kerja yang dapat diterapkan oleh BUMDes. Penerapan biosafety yang baik diharapkan dapat membantu menjaga kebersihan lingkungan peternakan, mengurangi risiko kontaminasi, serta mendukung kondisi peternakan ayam petelur yang lebih aman dan terjaga.