Mahasiswi Ditemukan Meninggal di Kos, USU: Belum Ada Indikasi Bullying

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Wanita Meninggal. Foto: A-liz Studio/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Wanita Meninggal. Foto: A-liz Studio/Shutterstock

Seorang mahasiswi Jurusan Sastra Inggris, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan 2026, berinisial VJEB (18), ditemukan meninggal dunia di indekosnya di Padang Bulan, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, pada Minggu (27/9).

Kapolsek Medan Baru, Kompol Bambang Gunanti Hutabarat, mengatakan mahasiswi tersebut ditemukan oleh warga dalam kondisi gantung diri.

"Waktu ditemukan terikat (tali). Cuma waktu kita datang itu sudah diturunkan mereka (warga) gitu," kata Bambang saat dihubungi, Senin (28/9).

Bambang menuturkan, hasil dari pengecekan sementara tidak ditemukan tanda kekerasan dalam tubuhnya.

"Gantung diri, karena hasil pengecekan secara kasat mata kan tidak ada tanda-tanda kekerasan gitu. Dan mungkin orang tua, keluarganya di situ mereka sudah enggak ada keberatan. Dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, setelah di Rumah Sakit Bhayangkara mereka minta visum luar saja. Dan setelah itu dibawa pulang," ujar Bambang.

USU Sebut Belum Ada Indikasi Bullying

Universitas Sumatera Utara mengatakan belum ada indikasi perundungan dalam meninggalnya mahasiswi tersebut.

"Berdasarkan informasi awal yang diperoleh, sejauh ini belum ditemukan adanya indikasi perundungan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut," kata Manajer Humas dan Promosi, Irsan Mulyadi dalam keterangannya.

Irsan mengatakan, penanganan dan penyelidikan terkait mahasiswi tersebut masih berlangsung oleh pihak kepolisian.

"Oleh karena itu, universitas menghormati sepenuhnya proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak terkait dan tidak akan mendahului kesimpulan dari aparat penegak hukum," ucap Irsan.

Irsan menyebutkan, apabila hasil penyelidikan dan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan, kemudian ditemukan adanya indikasi perundungan melibatkan sivitas akademika USU, maka USU akan bertindak tegas.

"Universitas akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku," imbuh Irsan.

USU menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga mahasiswi tersebut.

Catatan Redaksi: Bunuh diri bukan jalan keluar persoalan kehidupan, segera cari pertolongan atau klik www.healing119.id atau telepon darurat 119 ext. 8 atau WhatsApp +62 813-8007-3120.