Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Kontrakan di Bekasi, Diduga Sudah 3 Hari Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Mayat. Foto: Skyward Kick Productions/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Mayat. Foto: Skyward Kick Productions/Shutterstock

Ketenangan rumah kontrakan di Jalan Puskesmas, Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, mendadak berubah menjadi kepanikan. Seorang pria tanpa identitas ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kontrakan pada Minggu (13/9) malam.

Jasad pria tersebut ditemukan setelah warga mulai curiga. Selama kurang lebih tiga hari, korban tidak terlihat keluar maupun beraktivitas seperti biasanya. Kecurigaan warga semakin kuat setelah tercium bau tidak sedap dari dalam kontrakan.

Warga kemudian memeriksa kondisi rumah dan mendapati pria tersebut sudah dalam keadaan meninggal dunia. Saat ditemukan, kondisi jasad disebut telah membiru dan membusuk.

Bagas, salah seorang warga sekaligus penghuni kontrakan, mengatakan korban diketahui sudah sekitar tiga hari tidak terlihat keluar dari tempat tinggalnya.

“Tidak dilihat-lihat. Terus coba dilihat, ternyata sudah busuk. Tiga harian dia tidak keluar rumah,” ujar Bagas.

Menurut Bagas, korban merupakan penghuni baru yang baru sekitar dua bulan menyewa kontrakan tersebut. Namun, interaksi korban dengan penghuni lainnya terbilang minim. Kondisi itu membuat warga tidak banyak mengetahui identitas, asal-usul, maupun aktivitas kesehariannya.

“Tidak kenal, sekadar saja. Baru juga sekitar dua bulan,” katanya.

Bahkan, warga mengaku belum mengetahui secara pasti identitas pria tersebut. Saat jasad dievakuasi, petugas juga masih berupaya mencari informasi yang dapat mengungkap siapa korban sebenarnya.

“Dia orang mana, tidak tahu juga. Kerjanya juga tidak tahu,” ujar Bagas.

Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kemudian mengevakuasi jasad dari dalam kontrakan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Setelah proses evakuasi, sejumlah bagian lantai di dalam kontrakan masih terlihat meninggalkan bekas darah.

Untuk mengurangi bau tidak sedap yang ditimbulkan dari kondisi jasad, warga menaburkan bubuk kopi di sekitar bagian yang terdapat bekas darah.

Hingga kini, identitas pria tersebut masih belum diketahui. Begitu pula dengan kepastian waktu kematiannya dan penyebab korban meninggal dunia. Seluruhnya masih menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian.

Petugas masih mengumpulkan informasi dari warga maupun lingkungan sekitar untuk mengungkap identitas korban. Pemeriksaan lebih lanjut terhadap jasad juga diperlukan untuk mengetahui penyebab kematian.

Polisi yang berada di lokasi kejadian masih belum memberikan keterangan secara rinci terkait penemuan jasad tersebut.

Jasad korban selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari pemeriksaan inilah diharapkan identitas korban serta penyebab kematiannya dapat segera terungkap.