MC LCC MPR di Kalbar Minta Maaf soal 'Mungkin Hanya Perasaan Adik-adik Saja'

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR, di Kalbar pada Sabtu (9/5/2026).  Foto: Youtube/MPRGOID
zoom-in-whitePerbesar
MC Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR, di Kalbar pada Sabtu (9/5/2026). Foto: Youtube/MPRGOID

Master of Ceremony (MC) Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR tingkat Provinsi Kalimantan Barat, Shindy Lutfiana, menyampaikan permohonan maaf.

Permintaan maaf itu disampaikan melalui unggahannya di Instagram pribadi @shindy_mcwedding.

"Melalui unggahan ini, saya Shindy Lutfiana selaku MC pada kegiatan Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI 2026 Provinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan pada tanggal 09 Mei 2026," tulis Shindy.

"Mohon izin untuk menyampaikan permohonan maaf atas pernyataan saya yang beredar luas di media sosial saat pelaksanaan "Babak Final" berlangsung," lanjutnya.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf terutama saat mengatakan "mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja," saat acara cerdas cermat itu berlangsung.

"Seharusnya tidak patut saya sampaikan dalam kapasitas saya sebagai MC pada kegiatan tersebut," ujarnya.

Shindy mengaku menyadari sepenuhnya bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan melukai perasaan berbagai pihak.

instagram embed

Khususnya adik-adik peserta lomba, guru-guru pendamping/pembimbing dari SMA Negeri 1 Pontianak, serta seluruh masyarakat terutama masyarakat Provinsi Kalimantan Barat yang mengikuti dan memberikan perhatian terhadap kegiatan ini.

"Atas kejadian tersebut, dari lubuk hati saya yang paling dalam, saya memohon maaf kepada seluruh pihak yang merasa kecewa, tersakiti, maupun terdampak oleh ucapan-ucapan saya," ucapnya.

Ia mengatakan, dari peristiwa tersebut menjadi pembelajaran yang sangat berharga baginya untuk lebih berhati-hati, bijaksana, serta lebih cermat dalam memilih dan menggunakan diksi ketika menjalankan tugas di ruang publik.

"Besar harapan saya, permohonan maaf saya ini dapat diterima, dan saya berkomitmen untuk menjadikan kejadian ini sebagai evaluasi terhadap diri saya, agar dapat bersikap lebih baik dan bijak ke depannya," kata dia.

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar yang diadakan MPR, di Kalbar pada Sabtu (9/5/2026). Foto: Youtube/MPR RI

Sekilas Polemik Penilaian

Polemik bermula dari penilaian jawaban peserta dalam salah satu sesi lomba yang digelar pada 9 Mei 2026.

Publik menyorot juri yang menyatakan jawaban regu C dari SMAN 1 Pontianak salah, sehingga mendapat nilai minus.

Namun, jawaban yang sama dari tim lain justru dinilai benar dan mendapat poin penuh.

Adapun dua juri dalam lomba tersebut adalah Dyastasita Widya Budi dan Indri Wahyuni.