Menkes soal Keracunan MBG di Sidoarjo: Sedang Diperiksa, Pengawasan Diperketat

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat agenda peluncuran seleksi program studi baru Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) dan serah terima PPDS Batch IV di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026). Foto: Dok. Kemenkes
zoom-in-whitePerbesar
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin saat agenda peluncuran seleksi program studi baru Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama (RSPPU) dan serah terima PPDS Batch IV di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (3/9/2026). Foto: Dok. Kemenkes

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin buka suara soal dugaan keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dialami 664 siswa dan santri di Sidoarjo, Jawa Timur.

Budi mengatakan, kasus tersebut saat ini masih dalam proses pemeriksaan. Dia menyebut laporan mengenai setiap kejadian dalam program MBG selalu masuk ke Kementerian Kesehatan.

“Itu sudah diproses, sekarang sedang kita periksa. Hasilnya saya belum lihat. Tapi setiap kali ada kejadian, itu laporannya selalu masuk,” kata Budi kepada wartawan usai konferensi pers di Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, Kamis (3/9).

Saat ditanya apakah akan ada pengetatan pengawasan terkait kejadian tersebut, Budi membenarkannya.

“Oh iya ada,” ujar Budi sambil mengacungkan jempol.

Sebelumnya, dugaan keracunan terjadi setelah para siswa dan santri di Manbaul Hikam, Sidoarjo, mengkonsumsi MBG pada Selasa (1/9). Mereka dilaporkan mengalami gejala mual, muntah, pusing, hingga diare.