Menko AHY Ungkap 341 Ribu Penumpang Terdampak Penutupan Bandara: Refund 100%

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyerahan kartu tanda anggota (KTA) kepada sejumlah Founder, Investor, dan Influencer Muda Indonesia oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Senin (7/9/2026). Foto: Instagram/ @agusyudhoyono
zoom-in-whitePerbesar
Penyerahan kartu tanda anggota (KTA) kepada sejumlah Founder, Investor, dan Influencer Muda Indonesia oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Senin (7/9/2026). Foto: Instagram/ @agusyudhoyono

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkapkan penutupan sejumlah bandara akibat paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau berdampak pada 341 ribu penumpang pesawat, baik domestik maupun internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan AHY saat menghadiri Pembukaan Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Fraksi DPRD Partai Demokrat se-Indonesia di Jakarta, Selasa (8/9).

“Jadi yang terdampak itu ada 341 ribu penumpang, baik domestik maupun internasional,” ujar AHY.

AHY mengatakan sebagian penumpang tertahan di area bandara, sementara sebagian lainnya membatalkan perjalanan akibat gangguan penerbangan tersebut.

“Sebagian tentu harus terjebak di bandara-bandara, tapi yang lainnya akhirnya meng-cancel,” kata AHY.

Penumpang berkumpul di dekat area check-in saat Bandara Internasional Soekarno-Hatta dibuka kembali pasca letusan Gunung Anak Krakatau, Selasa (8/9/2026). Foto: Ajeng Dinar Ulfiana/REUTERS

Menyikapi gangguan jadwal penerbangan tersebut, AHY menegaskan pemerintah telah menginstruksikan maskapai penerbangan untuk mengembalikan dana tiket secara penuh kepada seluruh penumpang terdampak.

“Tapi kebijakan pemerintah semua refund 100 persen harus kembali ke penumpang, ke konsumen,” tegasnya.

Menurut AHY, perlindungan konsumen menjadi salah satu fokus koordinasi pemerintah bersama instansi terkait di sektor perhubungan untuk meminimalkan kerugian publik akibat gangguan penerbangan.

“Itu salah satu bagian yang kami koordinasikan dalam kapasitas sebagai Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan,” pungkasnya.