Mensesneg: Prabowo Minta Masyarakat Terdampak Karhutla Ditangani dengan Baik

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers di ruang media, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO
zoom-in-whitePerbesar
Mensesneg Prasetyo Hadi memberikan keterangan pers di ruang media, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Foto: Galih Pradipta/ANTARA FOTO

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan, Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan ditangani dengan sebaik-baiknya.

"Yang pertama-tama tentu diminta kepada pemerintah provinsi dan seluruh jajaran untuk memastikan apabila ada masyarakat kita yang terdampak untuk itu ditangani dengan sebaik-baiknya," kata Prasetyo kepada wartawan usai mendampingi Prabowo di Kalimantan Tengah, Sabtu (22/8).

Prasetyo mengatakan Prabowo juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras menangani karhutla, termasuk melakukan pemadaman api siang dan malam.

"Beliau juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras luar biasa siang dan malam berjibaku untuk memadamkan api," ujarnya.

Prasetyo menyebut unsur yang terlibat dalam penanganan karhutla antara lain TNI, Polri, BNPB, BMKG, relawan, hingga Manggala Agni Kementerian Kehutanan.

"Beliau menyampaikan apresiasi dan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada seluruh yang bekerja keras memadamkan karhutla ini," kata Prasetyo.

Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kawasan Kubu Raya, Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu (22/8/2026). Foto: Laily Rachev/Biro Pers Sekretariat Presiden

Selain penanganan masyarakat terdampak, Prabowo meminta pemerintah terus memberikan edukasi kepada masyarakat hingga tingkat paling bawah mengenai pencegahan karhutla.

"Beliau memberikan penekanan kepada kami semua untuk memberikan terus-menerus, tidak bosan edukasi kepada masyarakat kita sampai ke level yang paling bawah," ujarnya.

Menurut Prasetyo, edukasi tersebut penting untuk mencegah aktivitas yang berpotensi memicu munculnya api, terutama dalam kondisi cuaca kering seperti saat ini.

"Untuk sekali lagi menghindari kegiatan-kegiatan yang dapat menyebabkan potensi munculnya api yang dalam kondisi seperti sekarang akan sangat berbahaya karena bisa membesar dan merugikan kita semua," pungkasnya.