Menunggu di Ujung Pencarian: Doa Keluarga untuk 8 Korban Hilang di Selat Sunda

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menjelang hari terakhir pencarian, keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di Selat Sunda berkumpul dalam doa bersama, Rabu (16/9/2026) malam. Foto: Dok. kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menjelang hari terakhir pencarian, keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di Selat Sunda berkumpul dalam doa bersama, Rabu (16/9/2026) malam. Foto: Dok. kumparan

Menjelang hari terakhir pencarian, keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di Selat Sunda berkumpul dalam doa bersama. Mereka memanjatkan doa agar seluruh korban segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Doa tidak hanya ditujukan untuk delapan korban yang hingga kini masih dalam pencarian. Di tengah penantian dan harapan akan kabar baik, doa juga dipanjatkan untuk tim SAR yang setiap hari terus menyisir wilayah pencarian.

Lima jurnalis yang masih dalam pencarian, yakni M Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis lepas.

Mereka berangkat untuk meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda pada 7 September bersama tiga kru speedboat, yakni Warta (55) sebagai kapten, Surakman (60) sebagai anak buah kapal (ABK), dan Heriyanto (49) sebagai pemandu.

Menjelang hari terakhir pencarian, keluarga lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak di Selat Sunda berkumpul dalam doa bersama, Rabu (16/9/2026) malam. Foto: Dok. kumparan

Dalam doa bersama tersebut, turut hadir perwakilan tim SAR, Pemerintah Provinsi Banten, serta para jurnalis. Kehadiran mereka menjadi bentuk dukungan bagi keluarga yang masih menunggu kepastian tentang keberadaan orang-orang yang mereka cintai.

"Lima jurnalis dan tiga awak kapal, mudah-mudahan dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat. Itu menjadi harapan kita semua. Kami juga mendoakan dan memberikan dukungan kepada teman-teman tim SAR yang bertugas di lapangan, yang setiap hari terus melakukan pencarian, " kata Arif Agus Rahman Kepala Biro Administrasi Pimpinan usai doa bersama di kawasan Pantai Carita, Banten, Rabu (16/9) malam.

"Semoga mereka senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan kekuatan dalam melaksanakan tugas kemanusiaan yang dilakukan setiap hari," ucapnya.

Arif mengatakan, semua pihak, khususnya keluarga, berharap pada hari ke-10 pencarian Kamis (17/9), ada kabar baik mengenai keberadaan para korban.

Hari demi hari telah dilalui hingga memasuki hari kesembilan. Penantian panjang itu kini menyisakan satu harapan ada kabar baik yang datang.

"Kita (harap) mendapatkan kabar baik yang dapat memberikan informasi menggembirakan, sebagaimana harapan dan doa kita bersama," katanya.

Doa bersama itu menjadi bentuk harapan agar delapan korban dapat ditemukan dalam keadaan selamat. Di tengah pencarian yang belum membuahkan hasil, keluarga memilih terus berharap dan menguatkan doa.

"Bentuk harapan agar lima saudara kita, yaitu lima jurnalis dan tiga awak kapal, dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat," katanya.