Momen 2 Helikopter Water Bombing Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin

kumparanNEWSverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Dua unit helikopter berusaha memadamkan api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (1/7/2026). Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Dua unit helikopter berusaha memadamkan api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (1/7/2026). Foto: kumparan

Dua unit helikopter tiba di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, dalam upaya pemadaman kebakaran yang melanda area tumpukan sampah tersebut yang terjadi sejak Selasa (30/6) hingga hari ini, Rabu (1/7).

Helikopter water bombing jenis MI-8AMT dengan registrasi RA-22834 dikirim dari Provinsi Jambi. Sebelum tiba di area TPA Jatiwaringin, dua unit helikopter bantuan BNPB tersebut lebih dulu melakukan persiapan di Pondok Cabe, Tangerang Selatan.

Dua unit helikopter berusaha memadamkan api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (1/7/2026). Foto: kumparan

"Saat ini sedang upaya pemadaman jalur udara di titik yang tidak bisa dijangkau oleh armada dari BPBD Kabupaten Tangerang. Kami harap tentunya api cepat bisa dipadamkan," kata Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, Rabu (1/7).

Dua unit helikopter berusaha memadamkan api di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (1/7/2026). Foto: kumparan

Selain itu, pemadaman di area yang bisa dijangkau oleh armada BPBD Kabupaten Tangerang terus dilakukan untuk mengantisipasi api merambat lebih luas.

"Armada damkar tetap melakukan pemadaman, jadi kami lakukan dua upaya sehingga api bisa dikendalikan," ujarnya.

Pemulung memilah sampah pada tumpukan sampah yang terbakar di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (1/7/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi BNPB, Brigjen TNI Djohan Darmawan, mengatakan, selain proses pemadaman menggunakan helikopter water bombing, pihaknya juga akan berupaya memodifikasi cuaca.

"Kita lihat perkembangannya, jika diperlukan kita lakukan modifikasi cuaca, yang mana kita juga berkoordinasi dengan BMKG untuk mengetahui kondisinya (cuaca) saat ini," ungkapnya.

Diketahui, terdata kebakaran di area TPA Jatiwaringin kian meluas hingga 15 hektare. Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang telah menetapkan status kedaruratan terkait peristiwa tersebut.