Motif Pembunuhan Mozza: Pelaku Cemburu Lihat Korban Chat dengan Pria Lain

Pembunuhan Mozza Axillia Gunarsa (18) ternyata dilatarbelakangi persoalan asmara. Pelaku Mahendra Very Dwi Anggara (22) cemburu lantaran korban ketahuan chat dengan pria lain.
Kasat PPA-PPO Polrestabes Semarang Kompol Ni Made Sriniti mengatakan, korban dan pelaku saling mengenal lewat media sosial TikTok pada Mei 2025 dan saling bertukar nomor WhatsApp.
Mereka kemudian bertemu pada 25 Juni 2025 di kos pelaku di wilayah Tegalsari, Kota Semarang.
"Selanjutnya pada hari kejadian korban bermain ke kos milik tersangka berinisial MDVA yang berada di wilayah Kota Semarang," ujar Sriniti dalam jumpa pers, Sabtu (5/9).
Namun saat berada di dalam kamar kos tersebut keduanya terlibat cekcok. Tersangka mengaku cemburu karena Mozza berkirim pesan dengan pria lain.
"Tersangka cemburu karena melihat ada chat korban dengan pria lain. Padahal mereka sudah berpacaran," jelas dia.
Tersangka yang gelap mata kemudian membekap Mozza dengan tangan kosong hingga lemas selama 7 menit.
"Pelaku membekap korban selama 7 menit hingga korban lemas," jelas dia.
Melihat Mozza yang lemas, pelaku kemudian keluar kamar kos untuk membeli makan dan rafia. Ia juga sempat melakukan survei untuk mencari tempat yang dianggap tepat untuk membuang jasad Mozza.
"Di kos itu tersangka mengikat korban dan dibungkus dengan kain, kemudian di kardus dan masukkan karung. Tersangka membopong korban naik motor korban ke daerah Jangli dan dibuang," jelas dia.
Tersangka kemudian menjual motor milik korban ke seorang kenalannya. Ia membuang ponsel dan kartu identitas korban di sejumlah titik di Kota Semarang.
"Tersangka kemudian berpindah kos dan pulang ke kampung halamannya di Blora sebelum akhirnya tertangkap," kata Made.
