OKI Kecam Upaya Serangan Houthi ke Makkah

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gua Hira, Jabal Nur, Makkah, Arab Saudi, Kamis (18/6/2026). Foto: ANTARA FOTO/Citro Atmoko
zoom-in-whitePerbesar
Gua Hira, Jabal Nur, Makkah, Arab Saudi, Kamis (18/6/2026). Foto: ANTARA FOTO/Citro Atmoko

Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) mengecam upaya serangan kelompok Houthi terhadap Makkah dan wilayah Madinah di Arab Saudi. OKI menyebut serangan terhadap situs-situs suci umat Islam, masjid, dan infrastruktur sipil sebagai tindakan terorisme.

Kecaman itu disampaikan Sekretariat Jenderal OKI dalam pernyataan yang dirilis pada Selasa (15/9).

“Sekretariat Jenderal Organisasi Kerja Sama Islam mengecam serangan keji yang dilakukan kelompok Houthi terhadap Kota Makkah dan wilayah Madinah, serta agresi yang terus dilakukan terhadap Kerajaan Arab Saudi,” demikian pernyataan OKI yang dikutip dari situs resmi OKI.

Sistem pertahanan udara Patriot menjaga Makkah pada musim haji 2025. Foto: Dok. Kemhan Arab Saudi

OKI menyebut serangan tersebut menebar ketakutan di kalangan warga sipil, melanggar kesucian situs-situs suci dan masjid, serta memprovokasi umat Islam di seluruh dunia.

OKI juga menilai tindakan yang dilakukan milisi Houthi terhadap situs-situs suci, masjid, dan infrastruktur sipil sebagai terorisme yang bertentangan dengan nilai-nilai Islam serta norma, prinsip, dan hukum internasional.

“Pelanggaran terhadap kesucian situs-situs suci merupakan tindakan yang tidak dapat diterima dan tidak dapat ditoleransi,” kata OKI.

OKI menegaskan diperlukan langkah untuk mencegah pelaku serta menghentikan pihak mana pun yang berani melanggar kesucian situs-situs tersebut.

Organisasi yang beranggotakan negara-negara Islam dan negara-negara berpenduduk mayoritas muslim itu juga menyatakan solidaritas penuh kepada Arab Saudi. OKI mendukung langkah yang diambil Riyadh untuk mencegah serangan, menjaga kesucian situs-situs suci dan keselamatan umat Islam, serta melindungi keamanan dan kedaulatan Arab Saudi.

instagram embed

Pernyataan OKI dirilis setelah Arab Saudi mengatakan pertahanan udaranya mencegat dan menghancurkan sebuah drone Houthi di selatan Makkah pada Selasa (15/9).

Drone tersebut disebut berhasil dihancurkan sebelum memasuki wilayah udara terlarang di atas kota suci tersebut.

Houthi Membantah

Houthi membantah bahwa kelompok tersebut mengancam Makkah maupun situs-situs suci Islam. Mereka menyebut tuduhan Saudi itu sebagai "kebohongan usang".

"Klaim tentang penargetan Makkah adalah kebohongan usang yang pernah digunakan sebelumnya dan tidak lagi menipu siapa pun," kata Hazem al-Assad dari biro politik Houthi, dikutip dari Reuters.