Pakistan Umumkan AS-Iran Sepakat Damai, Perjanjian Diteken 19 Juni di Swiss

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif memperhatikan jalannya konferensi bisnis dan investasi, selama kunjungan resminya di Kuala Lumpur, Malaysia, 6 Oktober 2025. Foto: Hasnoor Hussain/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif memperhatikan jalannya konferensi bisnis dan investasi, selama kunjungan resminya di Kuala Lumpur, Malaysia, 6 Oktober 2025. Foto: Hasnoor Hussain/REUTERS

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, mengumumkan Amerika Serikat dan Iran telah sepakat untuk berdamai. Semua operasi militer yang digelar, termasuk di Lebanon akan segera dihentikan.

Dilansir AFP, perdamaian itu akan ditandai dengan penandatanganan perjanjian yang digelar di Jenewa, Swiss, pada 19 Juni mendatang. Rencananya, penandatangan akan dihadiri langsung oleh Wapres AS, JD Vance.

"Dengan adanya kesepakatan ini, para mediator akan memfasilitasi serangkaian pertemuan minggu ini. Diskusi pra-implementasi ini akan meletakkan dasar untuk pembicaraan teknis dan upacara penandatanganan resmi," tulis Sharif melalui akun X-nya.

Sharif memang merupakan mediator dalam perang di Timur Tengah selama beberapa bulan terakhir.

Trump: Selat Hormuz Akan Dibuka

Presiden AS Donald Trump memberikan gestur saat bertolak dari Bandara Internasional Ibu Kota Beijing dengan menggunakan Air Force One di Beijing, China (15/5/2026). Foto: Evan Vucci/REUTERS

Presiden AS, Donald Trump, juga mengungkapkan kesepakatan damai dengan Iran. Dia menyebut, blokade di Selat Hormuz akan dicabut.

"Kesepakatan dengan Republik Islam Iran kini telah selesai. Selamat kepada semua pihak!" kata Trump di jejaring sosial Truth Social miliknya.

"Dengan ini saya sepenuhnya mengizinkan pembukaan Selat Hormuz tanpa biaya tol, dan, bersamaan dengan itu, mengizinkan pencabutan segera blokade Angkatan Laut Amerika Serikat. Kapal-kapal di seluruh dunia, nyalakan mesin Anda. Biarkan minyak mengalir!"