Pangdam XXI Mayjen Kristomei: HUT 81 RI Harus Jadi Momentum Penguat Persatuan

Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi mengikuti rangkaian peringatan HUT 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Provinsi Lampung. Rangkaian kegiatan tersebut meliputi apel kehormatan dan renungan suci, upacara peringatan detik-detik Proklamasi hingga upacara penurunan bendera.
Rangkaian peringatan diawali dengan Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) di Taman Makam Pahlawan, Bandar Lampung, Minggu (16/8). Kristomei memimpin langsung apel ini.
AKRS menjadi momentum untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan Indonesia.
Eks Kapuspen TNI ini mengatakan, peringatan kemerdekaan harus menjadi momentum untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan para pahlawan melalui pengabdian kepada bangsa dan negara.
"Momentum HUT Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan tidak sekadar menjadi peringatan seremonial, tetapi juga menjadi penguat semangat persatuan, nasionalisme, dan komitmen seluruh komponen bangsa dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," ucap Kristomei dalam keterangannya, Selasa (18/8).
Kegiatan tersebut diikuti satu peleton Deputasi Gabungan Perwira Menengah TNI/Polri, satu peleton personel Bintara/Tamtama Kodam XXI/Radin Inten, satu peleton Bintara/Tamtama Lanal Lampung, satu peleton Bintara/Tamtama Brigif 4 Marinir/BS, satu peleton Bintara/Tamtama Lanud Pangeran M. Bun Yamin, satu peleton Bintara/Tamtama Polda Lampung, serta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung.
Upacara HUT 81 RI
Pada Senin (17/8), Kristomei menghadiri Upacara Peringatan HUT 81 Kemerdekaan RI di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung.
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan diikuti unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, mahasiswa, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat Lampung.
Pengibaran Sang Merah Putih yang diiringi lagu Indonesia Raya berlangsung khidmat.
Dalam amanatnya, Rahmat menegaskan kemerdekaan tidak cukup hanya dikenang, tetapi harus diwujudkan melalui pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal itu sejalan dengan tema HUT ke-81 Kemerdekaan RI, "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", yang menekankan penguatan ekonomi, ketahanan pangan dan energi, pembangunan sumber daya manusia, serta pemerataan pembangunan.
Lampung memiliki potensi besar di sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, perdagangan, industri, UMKM, dan ekonomi kreatif. Potensi tersebut didorong untuk memberikan nilai tambah melalui hilirisasi sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat hingga tingkat desa.
Pembangunan manusia juga menjadi bagian penting melalui peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pemenuhan gizi, penguasaan teknologi, dan keterampilan generasi muda.
Usai upacara, Kristomei mengatakan momentum HUT 81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan, memperkokoh semangat kebangsaan, serta mendukung pembangunan daerah.
Menurut dia, semangat kemerdekaan perlu diwujudkan melalui kerja nyata, gotong royong, inovasi, kedisiplinan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Kodam XXI/Radin Inten Gelar Upacara di Makodam
Di tempat terpisah, Kodam XXI/Radin Inten menggelar upacara peringatan HUT 81 Kemerdekaan RI di Lapangan Upacara Makodam XXI/Radin Inten, Senin (17/8).
Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam kesempatan itu, dia membacakan amanat Panglima TNI.
Dalam amanat tersebut, Panglima TNI menegaskan momentum kemerdekaan menjadi pengingat bagi seluruh prajurit dan ASN TNI untuk memperkuat pengabdian melalui pelaksanaan tugas secara profesional, disiplin, dan berintegritas.
TNI juga dituntut mampu menjaga kedaulatan negara, memberikan rasa aman kepada masyarakat, mendukung program strategis nasional, serta memperkuat ketahanan pangan dan energi dan penanggulangan bencana di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
Panglima TNI turut mengingatkan prajurit untuk menjaga kehormatan institusi dengan menjauhi pelanggaran hukum dan disiplin.
"Jiwa korsa harus memperkuat kekompakan, bukan melindungi pelanggaran."
Seluruh prajurit dan ASN TNI juga diminta mengimplementasikan nilai TNI PRIMA, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern, dan Adaptif. Sinergi antara Tri Matra TNI, Polri, dan seluruh komponen bangsa juga ditekankan untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
Upacara Penurunan Bendera
Rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Lampung ditutup dengan Upacara Penurunan Bendera Merah Putih di Lapangan Korpri, Kompleks Kantor Gubernur Lampung.
Kasdam XXI/Radin Inten Brigjen TNI Andrian Susanto menghadiri upacara tersebut. Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan Kompol Ferdo Elfianto menjadi komandan upacara.
Prosesi penurunan Sang Merah Putih berlangsung khidmat dan diikuti unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, pelajar, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat.
Upacara tersebut menjadi momentum untuk meneguhkan semangat nasionalisme, patriotisme, persatuan, dan kecintaan terhadap Tanah Air. Peringatan HUT ke-81 RI juga menjadi pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk menjaga keutuhan NKRI dan bersama-sama mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
