Paripurna DPR Setujui 11 Hakim Agung dan 3 Hakim Ad Hoc

Rapat paripurna DPR menyetujui 11 calon hakim agung dan 3 calon hakim ad hoc di Mahkamah Agung. Mereka disetujui setelah melewati hasil uji kelayakan (fit and proper test) oleh Komisi III DPR.
Persetujuan itu diambil dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (18/8).
Awalnya, Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menyampaikan laporan terkait hasil fit and proper test yang berlangsung pada Rabu (12/8) dan Kamis (13/8).
“Selanjutnya Komisi III DPR RI menggelar rapat internal tanggal 13 Agustus 2026 dengan agenda pengambilan keputusan untuk memberikan persetujuan terhadap calon hakim agung dan calon hakim ad hoc di Mahkamah Agung,” kata Habiburokhman.
“Setelah mendengar pandangan dari delapan fraksi yang ada di Komisi III DPR RI, telah menyepakati untuk menyetujui seluruh calon hakim agung dan hakim ad hoc di Mahkamah Agung tahun 2026, yaitu 11 calon hakim agung dan 3 calon hakim ad hoc di Mahkamah Agung,” sambung dia.
Setelah itu, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad yang memimpin jalannya rapat paripurna pun meminta persetujuan kepada peserta.
“Sidang dewan yang kami hormati, sekarang kami menanyakan kepada sidang dewan yang terhormat. Apakah laporan Komisi III DPR RI atas hasil uji kelayakan calon Hakim Agung dan Hakim Ad Hoc di Mahkamah Agung tahun 2026 tersebut dapat disetujui?” tanya Dasco.
“Setuju,” jawab peserta rapat.
Adapun nama-nama para calon hakim agung dan ad hoc yang telah disetujui yaitu:
Kamar Pidana
1. Syamsul Arief (Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung)
2. Sugiyanto (Sekretaris Mahkamah Agung)
3. Sudharmawatiningsih (Panitera Mahkamah Agung)
4. Dhifla Wiyani (Advokat DW & Partners)
Kamar Perdata
1. Sobandi (Kepala Badan Urusan Administrasi Mahkamah Agung)
2. Nurnaningsih (Notaris pada Kantor Notaris Dr. Nurnaningsih, S.H., M.Kn.)
Kamar Agama
1. Musthofa (Panitera Muda Perdata Agama Mahkamah Agung)
2. Mamat Ruhimat (Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Bandung)
Kamar TUN Khusus Pajak
1. Maftuh Effendi (Hakim Tinggi Pemilah Perkara pada Panitera Muda Perkara Tata Usaha Negara Mahkamah Agung)
2. L.Y. Hari Sih Advianto (Hakim Pengadilan Pajak)
3. Yeheskiel Minggus T. (Dosen Fakultas Hukum Universitas Islam Sultan Agung Semarang)
Ad hoc HAM di MA
1. Edwin Partogi Pasaribu (Advokat pada UHP Law Firm)
2. Roki Panjaitan (Purnabakti Hakim Tinggi pada Pengadilan Tinggi Tanjung Karang)
Ad hoc Tipikor di MA
1. Sudiyo (Hakim pada Pengadilan Militer I-04 Palembang)
