Pegawai Lapas di Tebing Tinggi Diteror: Mobil Ditembak OTK, Polisi Selidiki

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana olah TKP pegawai lapas yang diteror oleh OTK yang mobilnya diduga ditembakkan senjata api, Kota Tebing Tinggi, Sumut, Selasa (12/5). Foto: Dok. Polres Tebing Tinggi
zoom-in-whitePerbesar
Suasana olah TKP pegawai lapas yang diteror oleh OTK yang mobilnya diduga ditembakkan senjata api, Kota Tebing Tinggi, Sumut, Selasa (12/5). Foto: Dok. Polres Tebing Tinggi

Pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kota Tebing Tinggi bernama Martin Simangunsong diteror oleh orang tak dikenal (OTK). Mobil miliknya ditembak OTK saat terparkir di rumahnya di Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Selasa (12/5) sekitar pukul 19.03 WIB.

Kasi Humas Polres Tebing Tinggi, AKP Mulyono mengatakan, mobil Martin rusak di bagian kaca depan.

"Benar, terjadi kasus penembakan di rumah pegawai lapas. Mobilnya, kaca bagian depan pecah," kata Mulyono saat dihubungi wartawan, Jumat (15/5).

Polisi olah TKP pegawai lapas yang diteror oleh OTK. Mobilnya diduga ditembakkan senjata api, Kota Tebing Tinggi, Sumut, Selasa (12/5). Foto: Dok. Polres Tebing Tinggi

Mulyono menjelaskan, kejadian bermula saat korban mendengar suara letusan di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian, pihak kepolisian melakukan olah TKP.

"Ada terdengar letusan waktu kejadian. Setelah polisi cek TKP ke rumah korban pegawai lapas itu, kaca depan mobil pecah," ujar Mulyono.

Petugas polisi olah TKP pegawai lapas yang diteror oleh OTK yang mobilnya diduga ditembakkan senjata api, Kota Tebing Tinggi, Sumut, Selasa (12/5). Foto: Dok. Polres Tebing Tinggi

Mulyono menyebut, saat penembakan terjadi korban tidak berada di rumah.

"Dalam penyelidikan Satreskrim, diduga menggunakan senjata api. Tapi masih dalam penyelidikan," ucap Mulyono.

Polisi masih menyelidiki kasus tersebut.

"Kita tunggu hasil penyelidikan. Sudah melakukan pemeriksaan saksi dan Inafis langsung cek ke TKP serta olah TKP," tandasnya.