Pegawai Pemkab Sleman Tewas dengan Luka Sayat di Leher, Tinggalkan Surat Wasiat
·waktu baca 2 menit

Seorang pria berinisial S (48) ditemukan meninggal dunia di rumahnya di wilayah Seyegan, Sleman, Jumat (15/5) pagi. Korban ditemukan dengan luka sayat di bagian leher.
Korban diketahui merupakan pegawai berstatus PPPK di lingkungan Pemkab Sleman. Di lokasi kejadian juga ditemukan surat wasiat berisi permohonan maaf kepada istri dan anaknya serta permintaan agar dimakamkan di pemakaman desa.
Keponakan korban, Wahyu Utomo, mengatakan sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat menunjukkan perubahan perilaku. Menurutnya, korban yang sehari-hari dikenal pendiam mulai jarang berbicara dan terlihat murung dalam beberapa waktu terakhir.
Ia menyebut komunikasi korban dengan keluarga juga berubah. Korban yang biasanya masih bisa diajak bercanda, belakangan lebih banyak diam dan tertutup.
“Pas ngomong itu memang ngobrolnya nggak seperti biasanya, diajak bercanda udah diem, udah nggak bisa diajak ngobrol, jarang banget,” kata Wahyu ditemui di rumah duka, Jumat (15/5).
Wahyu mengaku mengetahui kabar tersebut setelah mendapat telepon dari Ketua RT setempat. Saat tiba di rumah korban, lokasi sudah ramai didatangi warga.
“Awalnya ditelepon Pak RT, terus saya pergi ke rumah. Pas masuk, udah ramai orang,” katanya.
Saat kejadian, ibu korban juga berada di rumah. Namun, kondisi ibu korban sedang sakit sehingga tidak mengetahui secara pasti peristiwa yang terjadi.
Wahyu mengaku tidak mengetahui adanya persoalan ekonomi maupun masalah lain yang dihadapi korban. Menurutnya, korban dikenal baik dan tidak memiliki musuh.
Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro, mengatakan jenazah korban telah dibawa ke RS Bhayangkara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami penyebab kematian korban.
“Untuk penyebab kematian masih pendalaman kepolisian dan jenazah dibawa ke RS Bhayangakara,” kata Argo dalam keterangan tertulisnya, Jumat (15/5).
