Pemprov DKI Kerahkan Pesawat untuk Modifikasi Cuaca, Pram Harap Segera Hujan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan imbauan terkait abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). Foto: Pemprov DKI Jakarta
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan imbauan terkait abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau, Minggu (6/9/2026). Foto: Pemprov DKI Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk membantu penanganan dampak abu vulkanik di Jakarta masih dilakukan.

Hari ini, Selasa (8/9), sebanyak lima penerbangan pesawat Cessna Caravan telah dilakukan untuk penyemaian awan.

“Sebenarnya hari ini kita sudah menerbangkan pesawat Cessna sebanyak 5 sorti, tetapi memang awannya itu masih enggak cukup. Dan mudah-mudahan ini sore ini masih ada waktu, ruang untuk bisa turun hujan,” kata Pramono saat ditemui di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat.

Pramono menjelaskan pesawat Cessna Caravan tersebut telah melakukan penyemaian awan sebanyak lima kali. Namun, kondisi awan yang belum cukup membuat upaya tersebut belum menghasilkan hujan.

“Jadi intinya itu, pesawat Cessna Caravan-nya sudah melakukan penyemaian awan dan juga 5 kali sorti dan mudah-mudahan kalau ini rezekinya kita semua, mudah-mudahan sore atau malam hari ini kita akan gerimis atau hujan, mudah-mudahan,” ujarnya.

Petugas pemadam kebakaran melakukan penyemprotan dalam penanganan dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di kawasan Sarinah, Jakarta, Selasa (8/9/2026). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

Menurut Pramono, keberhasilan turunnya hujan tidak semata-mata ditentukan oleh modifikasi cuaca. Ia menyebut kondisi alam tetap menjadi faktor utama dalam proses tersebut.

“Memang nggak gampang teman-teman sekalian, kalau saya ditanya apakah hujan ini karena OMC atau karena Gusti Allah, ya pasti karena Gusti Allah lah,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah mengerahkan sejumlah mobil damkar dan truk air milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) untuk melakukan penyiraman di sepanjang kawasan Monas hingga Bundaran Senayan.

kumparan berkesempatan mengikuti operasi tersebut. Penyemprotan water mist dimulai sekitar pukul 16.51 WIB. Kendaraan bergerak dari kawasan Monas menuju Bundaran Senayan dan kemudian kembali ke kawasan Monas. Proses penyemprotan berakhir sekitar pukul 17.43 WIB.

Selain di kawasan tersebut, juga terdapat sejumlah ruas jalan yang menjadi lokasi pelaksanaan water mist di wilayah lainnya yakni:

1. Jakarta Utara: Jalan Yos Sudarso mulai Tanjung Priok, ITC Cempaka Mas, Jalan Gunung Sahari, dan Jalan Pluit.

2. ⁠Jakarta Pusat: Jalan Cempaka Mas hingga Green Pramuka.

3. ⁠Jakarta Timur: Green Pramuka hingga UKI, serta Terminal Kampung Melayu hingga PGC Cawang.

4. ⁠Jakarta Selatan: Jalan Rasuna Said mulai depan KPK hingga Pejaten Village, serta Jalan M.T. Haryono hingga Semanggi.

5. ⁠Jakarta Barat: kawasan Jalan Slipi, Tomang, dan sekitarnya.