Pencarian 5 Wartawan Hilang Masuk Hari Ketiga, Jejak Belum Ditemukan

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Apel persiapan tim SAR gabungan untuk pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Kamis (10/9/2026). Foto: BPBD Banten
zoom-in-whitePerbesar
Apel persiapan tim SAR gabungan untuk pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di sekitar Gunung Anak Krakatau, Kamis (10/9/2026). Foto: BPBD Banten

Pencarian rombongan wartawan yang hilang kontak saat meliput aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari ketiga pada Kamis (10/9).

Hingga Rabu (9/9) malam, tim SAR gabungan belum menemukan jejak maupun tanda-tanda keberadaan para korban.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, Lutfi Mujahidin, mengatakan posisi terakhir rombongan kapal hingga Rabu (9/9) malam juga belum diketahui.

“Posisi terakhir yang diketahui sampai hari ini dan semalam, tadi malam, belum diketahui titik-titik terakhir korban,” kata Lutfi saat dihubungi kumparan, Kamis (10/9).

KRI Lepu 861 melintas di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Lutfi menjelaskan, pencarian pada hari Rabu oleh Basarnas dilakukan menggunakan sembilan perahu. Operasi tersebut juga didukung Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal).

“Jadi ada sembilan perahu kemarin yang menyisir wilayah pantai di seputaran di sekeliling Krakatau,” jelasnya.

Namun, dari penyisiran tersebut belum ditemukan barang, jejak, maupun indikasi keberadaan kelima wartawan.

“Belum sama sekali. Belum ditemukan jejaknya,” ujar Lutfi.

Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). Foto: Putra M. Akbar/ANTARA FOTO

Menurut Lutfi, area pencarian telah dipetakan oleh Basarnas. Pencarian kemudian dilanjutkan pada Kamis (10/9) mulai pukul 07.00 WIB.

Untuk pencarian hari ini, tim SAR memfokuskan penyisiran ke wilayah perairan dekat Lampung. Sebab, menurut Lutfi, informasi dari Basarnas menyebut arus air mengarah ke Lampung dan keluar menuju Samudra Hindia.

“Tim Basarnas sudah meluncur ke titik-titik pencarian yang untuk hari ini fokusnya ke wilayah penyisiran di wilayah Lampung, dekat Lampung,” kata dia.

Adapun rincian rombongan yang hilang kontak berisi delapan orang. Mereka ialah kapten kapal Warta (55), ABK Surakman (60), guide Heriyanto (49), serta lima jurnalis, yakni yakni M. Bagus Khoirunnas dari Antara, Ari Basuki dari Merdeka, Yudhis dari iNews, Daus dari Anadolu, dan Donal yang merupakan jurnalis freelance.