Pendaki Jatuh ke Kawah Gunung Slamet Saat Selfie, Belum Dievakuasi

Seorang pendaki bernama M. Fahri Maulana (16), warga Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, terjatuh ke kawah Gunung Slamet saat berswafoto di sekitar bibir kawah, Selasa (18/8) pagi.
Kepala Kantor SAR Semarang Budiono mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Fahri diduga mendaki Gunung Slamet melalui jalur Sawangan, Kabupaten Tegal.
"Siang ini kami menerima info dari rekan basecamp Bosapala Sawangan bahwa telah terjadi satu pendaki yang jatuh di kawah Gunung Slamet atas nama M. Fahri Maulana, 16 tahun, asal Sirampog, Brebes," ujar Budiono dalam keterangannya, Selasa (18/8).
Budiono menjelaskan, hingga kini kondisi Fahri belum diketahui secara pasti. Namun, berdasarkan laporan pendaki yang melihat langsung kejadian tersebut, tubuh Fahri disebut tidak menunjukkan pergerakan.
"Kondisi survivor secara pasti belum diketahui, namun berdasarkan laporan yang masuk, tidak ada pergerakan," jelasnya.
Tim SAR gabungan telah bergerak menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Tim membawa perlengkapan evakuasi di medan ketinggian karena korban diperkirakan jatuh sekitar 30-50 meter dari bibir kawah.
Selain itu, tim juga dilengkapi breathing apparatus atau alat bantu pernapasan untuk mengantisipasi kemungkinan adanya gas beracun di sekitar kawah Gunung Slamet.
"Saat ini tim telah bergerak ke lokasi. Semoga cuaca bersahabat dan tim diberikan kemudahan, kelancaran, dan keselamatan dalam melakukan evakuasi," kata Budiono.
Gunung Slamet merupakan gunung tertinggi di Jawa Tengah dengan ketinggian sekitar 3.428 meter di atas permukaan laut (mdpl).
Tim SAR Bergerak ke Lokasi
Tim SAR gabungan berangkat menuju lokasi jatuhnya Fahri dengan membawa sejumlah peralatan untuk mendukung proses evakuasi.
Petugas juga perlu memperhitungkan kondisi medan dan potensi bahaya di sekitar kawah selama proses pencarian dan evakuasi berlangsung.
Hingga saat ini ditulis, tim SAR masih melakukan upaya evakuasi dan kondisi Fahri belum dapat dipastikan.
