Konten dari Pengguna

Pengelola Jurnal dari Kampus Jabar Hadiri Workshop Harlah ke-10 RJI di STIQ ZAD

Tatang Hidayat

Tatang Hidayat

Pegiat Student Rihlah Indonesia

·waktu baca 5 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Tatang Hidayat tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peserta Workshop Literasi Jurnal Jawa Barat 2026
zoom-in-whitePerbesar
Peserta Workshop Literasi Jurnal Jawa Barat 2026

Cianjur, Sabtu 20 Juni 2026 – STIQ ZAD Cianjur sukses menjadi tuan rumah pelaksanaan kegiatan Literasi Jurnal dalam rangka Semarak Hari Lahir ke-10 Relawan Jurnal Indonesia (RJI). Kegiatan yang mengusung tema “Strategi Peningkatan Tata Kelola OJS, Keamanan OJS, Roadmap Indeksasi Internasional & Akreditasi Jurnal Ilmiah” tersebut berlangsung di Auditorium STIQ ZAD, Sabtu (20/6/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh STIQ ZAD dan RJI Jabar telah mengundang ratusan kampus dan dihadiri 100 lebih peserta baik dari kepala LPPM, kepala penelitian, pengelola jurnal dan peserta umum berasal dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Jawa Barat bahkan ada yang hadir peserta dari Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pengelola jurnal, dosen, mahasiswa, dan peneliti mengenai tata kelola jurnal ilmiah yang berkualitas serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Alber Oki, M. Pd. sebagai Ketua P3M STIQ ZAD dalam sambutannya sangat senang dan mengapreasiasi kepercayaan RJI kepada STIQ ZAD sebagai tuan rumah Harlah ke-10 RJI di Jawa Barat.

"Kami sangat senang dan mengapreasiasi dengan kehadiran RJI dan para peserta ke kampus kami. Jurnal kami dari awal dibimbing oleh RJI sehingga bisa mendapatkan akreditasi SINTA 2 seperti sekarang ini," ungkapnya.

Wakil Ketua (Waka ) 1 Bidang Akademik STIQ ZAD, Dr. Lira Erlina, Lc., M. Pd. menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting dalam pengembangan jurnal ilmiah.

“Workshop ini menjadi sarana penting untuk mengembangkan tata kelola Open Journal System, indeksasi, dan akreditasi jurnal. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperkuat silaturahmi antar pengelola jurnal,” ungkapnya.

Beliau menekankan bahwa keberhasilan jurnal tidak hanya ditentukan oleh sistem yang baik, tetapi juga dedikasi para pengelolanya.

“Kesuksesan jurnal tidak hanya ditentukan oleh sistem yang profesional, tetapi juga membutuhkan kerelaan dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas jurnal,” tambahnya.

Prof. Dr. Rosihon Anwar, M. Ag. selaku Koordinator Kopertais Wilayah II Jawa Barat yang bertindak sebagai keynote Speaker menekankan para pengelola jurnal perlu mengubah cara pandang pengelolaan jurnal dari administrasi menuju ekosistem reputasi.

"Jurnal ilmiah bukan sekadar tempat menerbitkan artikel. Jurnal adalah wajah mutu akademik kampus, etalase keilmuan Islam Indonesia, dan sarana kontribusi PTKIS untuk negeri," ungkapnya.

Ketua Pengda RJI Jawa Barat, Rifki Syamsul Fuadi, M. Kom., dalam sambutannya mengatakan terkait tantangan pengelolaan jurnal hari ini bukan lagi sekedar template OJS tetapi tata kelola yang rapi, keamanan sistem dan roadmap yang jelas.

"Harlah ke-10 Relawan Jurnal Indonesia di STIQ ZAD Cianjur ini membuktikan semangat 'Giatkan Publikasi, Berdampak untuk Negeri' masih terus menyala. Tantangan pengelolaan jurnal hari ini bukan lagi sekadar template OJS, tapi tata kelola yang rapi, keamanan sistem, dan roadmap jelas menuju indeksasi internasional serta akreditasi SINTA. Saya berharap peserta pulang tidak hanya membawa e-sertifikat, tapi juga roadmap nyata untuk memajukan jurnalnya masing-masing. Karena RJI kuat karena bersama, berdampak karena berbagi," katanya.

Beliau menekankan Workshop Literasi Jurnal Jawa Barat merupakan ruang kolaborasi 100 kampus se-Jawa Barat.

"Workshop Literasi Jurnal Jawa Barat 2026 adalah ruang kolaborasi 100 kampus se-Jawa Barat. Fokus kita hari ini: tata kelola rapi, keamanan OJS, dan roadmap indeksasi bereputasi. Mari kuatkan jurnal Indonesia, mulai dari Jawa Barat." tambahnya.

Ketua Pengda RJI Jawa Barat pun mengapresiasi kepada STIQ ZAD yang bersedia menjadi tuan rumah dalam Workshop Harlah ke-10 RJI di Jawa Barat.

"Terima kasih kepada STIQ ZAD Cianjur yang telah menjadi tuan rumah yang luar biasa. Auditorium ini bukan hanya tempat acara, tapi ruang kolaborasi pengelola jurnal PTKIS se-Jawa Barat untuk saling belajar dan menguatkan. Di usia ke-10 RJI, ini momentum kita bersama menjaga kredibilitas jurnal dan memastikan karya dosen-mahasiswa kita dibaca dunia," pungkasnya.

Sementara itu narasumber utama Dr. Busro, M. Ag. selaku salah satu pendiri RJI dan Editor DOAJ

memberikan apresiasi kepada STIQ ZAD dan Pengda RJI Jawa Barat yang telah sukses mengadakan agenda workshop.

"Saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada STIQ ZAD Cianjur serta Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Jawa Barat atas terselenggaranya Workshop Literasi Jurnal Jawa Barat 2026. Antusiasme peserta dan semangat untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan jurnal menunjukkan bahwa ekosistem publikasi ilmiah di Jawa Barat terus berkembang ke arah yang lebih baik," katanya.

Dr. Busro, M. Ag. menambahkan akan tantangann pengelolaan jurnal saat ini dan membangun tata kelola yang profesional dan berkelanjutan.

"Kegiatan seperti ini sangat penting karena tantangan pengelolaan jurnal saat ini tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan standar akreditasi nasional, tetapi juga bagaimana membangun tata kelola yang profesional dan berkelanjutan untuk mendukung internasionalisasi jurnal. Saya berharap forum ini dapat menjadi sarana berbagi praktik baik, memperkuat kolaborasi antar pengelola jurnal, serta mendorong semakin banyak jurnal Indonesia yang mampu mempertahankan kualitasnya dan memperoleh pengakuan yang lebih luas di tingkat internasional

menyampaikan apresiasi atas kontribusi RJI dalam mendorong penguatan budaya akademik dan publikasi ilmiah," tambahnya.

Menutup agenda workshop, Tatang Hidayat, M. Pd. selaku ketua panitia dan editor in chief Zad Al-Mufassirin SINTA 2 menegaskan komitmen STIQ ZAD untuk terus mendukung berbagai program pengembangan jurnal ilmiah dan peningkatan kualitas akademik di Jawa Barat dan membuka peluang kolaborasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan berbagai kampus PTKIS di Jawa Barat.

“STIQ ZAD akan senantiasa menjadi mitra yang baik bagi seluruh perguruan tinggi dan pengelola jurnal dalam memperluas jejaring kolaborasi dan membangun ekosistem akademik yang lebih maju demi Jawa Barat yang lebih baik,” pungkasnya.