Pengemudi Mercy Lawan Arah-Pakai Pelat Palsu B 333 GO di Semarang: Cari Sensasi

Seorang pengemudi Mercedes-Benz E-Class Coupe bikin onar di tengah Kota Semarang. Ia mengemudi melawan arah hingga memakai pelat nomor palsu bertuliskan B 333 GO.
Dalam video yang viral di media sosial, terlihat pengemudi mobil sempat dihentikan oleh masyarakat. Ia sempat marah-marah karena tak terima ditegur.
"Ini lawan arah," kata si perekam.
Kasatlantas Polrestabes Semarang AKBP Yunaldi mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (18/8) sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Veteran Semarang. Jalur itu merupakan jalur satu arah.
"Dari video tersebut, kami melakukan pengecekan dan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi untuk memperjelas permasalahan," ujar Yunaldi di Kantor Satlantas Kota Semarang, Jumat (21/8).
Setelah melakukan pendalaman, polisi kemudian menemukan kendaraan yang dimaksud dan mengamankan pengemudinya.
"Pengemudi seorang wanita, warga Semarang. Inisial J umur 30 tahun," jelas dia.
Kepada polisi, J mengaku tidak mengetahui jalur lalu lintas di kawasan Jalan Veteran. Sebab, katanya, ia lebih sering menggunakan jasa sopir ketimbang menyetir mobilnya sendiri.
"Di situ tidak diperbolehkan ke kiri, tetapi pengemudi tetap belok ke kiri sehingga melawan arus. Pengakuannya karena katanya tidak paham kalau itu satu arah," ungkap dia.
Kemudian, pelat nomor palsu B 333 GO digunakan untuk mencari sensasi.
"Itu buat cari sensasi saja. Kalau nomor pelat yang asli ada cuma pajaknya mati," ungkap dia.
Atas pelanggaran tersebut, pengemudi dikenai Pasal 287 ayat (1) juncto Pasal 106 Undang-Undang Lalu Lintas karena melanggar rambu lalu lintas.
"Kami berikan sanksi tilang dan kami ingatkan agar yang bersangkutan membayar pajak kendaraan yang sudah mati," tegas dia.
Atas peristiwa ini, ia meminta masyarakat agar tidak melakukan aksi melawan arus karena berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya serta menggunakan TNKB yang sah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan dan kebaikan kita bersama," kata Yunaldi.
