Peringatan Menlu Iran ke AS: Pergi dari Wilayah Kami kalau Ingin Selamat
·waktu baca 1 menit

Menlu Iran, Abbas Araghchi, merespons serangan balasan Amerika Serikat (AS) akibat jatuhnya heli serbu Apache mereka di area Selat Hormuz. Araghchi memberi peringatan, bahwa semua serangan yang dilakukan AS ini tidak akan dibiarkan tanpa jawaban.
"Meskipun mereka sudah kalah di medan tempur, AS kembali ingin menguji determinasi kami. Angkatan Bersenjata kami yang perkasa, tidak akan membiarkan serangan ini tak terjawab. Pergi dari wilayah kami kalau ingin selamat," kata Araghchi, lewat akun X resminya, via AFP, Rabu (10/6).
Komando Militer AS di Timur Tengah (CENTCOM) memang mengkonfirmasi serangan ini. Mereka melancarkan serangan ini melalui perintah dari Komando Tertinggi, yaitu Presiden Donald Trump.
Mereka menyerang Iran, atas tudingan bahwa Iran telah melakukan 'serangan yang tak bisa dibenarkan'.
"Serangan sebagai bentuk pertahanan diri sudah dimulai, pada sekitar pukul 5 sore waktu setempat. Berdasar perintah dari Komandan Tertinggi. Serangan dilakukan secara proporsional, sebagai bentuk respons atas agresi Iran yang tak bisa dibenarkan," kata CENTCOM.
Sementara itu, sejumlah media Iran telah melaporkan adanya ledakan di sejumlah kawasan. Utamanya di bagian selatan, di area yang berdekatan dengan Selat Hormuz.
Trump di medsosnya sebelumnya mengatakan Iran telah menyerang heli Apache AS dan balasan akan dilakukan.
