Perjaka Dapen: Pensiun Sehat, Jalan Kaki Jadi Obat

Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Memperingati 9 tahun eksistensinya, komunitas Persaudaraan Pejalan Kaki Dana Pensiun (PERJAKA DAPEN) menggelar aktivitas jalan kaki sehat sambil jalan pecel di area Ragunan, Jakarta, pada Sabtu, 18 Juli 2026. Bertajuk “Pensiun sehat, jalan kaki jadi obat”, sekitar 20 anggota PERJAKA DAPEN dengan penuh semanagt berjalan kaki keliling ragunan hingga ke danau besar sebagai simbol kebersamaan dan kekompakan. Turut hadir “dedengkot” Perjaka Dapen seperti: Satino, Edi Jowo, Suheri, Gandhi, Ganis, Edy Londo, Anggi, Gatut, Budi S, Nanang, Ali Farmadi, dan Sarwadi, kegiatan ini bertujuan menjaga semangat hidup sehat dan terus mengkampanyekan kesadaran tentang pentingnya mempersiapkan masa pensiun yang sehat dan sejahtera.
“Perjaka Dapen berdiri 17 Juli 2017, kita sudah 9 tahun eksis dan selalu menjaga silaturahmi melalui olahraga jalan kaki sambil jajanan pecel. Begini cara sederhana kami menjaga Kesehatan, di samping kampanyekan pentingnya dana pensiun buat pekerja," ujar Satino, sesepuh Perjaka Dapen di Ragunan pagi ini.
Bagi anggota Perjaka Dapen, jalan kaki merupakan aktivitas fisik paling dasar yang bisa menjaga kesehatan di hari tua. Rutinitas berjalan kaki secara teratur dapat meningkatkan aktivitas tubuh, melancarkan sirkulasi darah, serta menurunkan risiko berbagai penyakit kronis seperti jantung, diabetes dan yang penting selalu ada canda dan tawa saat berjalan kaki. Jalan kaki juga menurunkan obesitas, menguatkan otot, dan meningkatkan daya tahan tubuh. Jalan kaki, olahraga yang sederhana tanpa memerlukan peralatan khusus atau biaya yang besar.
Tidak hanya itu, jalan kaki diyakini anggota Perjaka Dapen memiliki efek positif pada kesehatan mental. Aktivitas ini dikenal dapat mengurangi tingkat stres, memperbaiki suasana hati, dan memberikan kesempatan untuk berpikir lebih jernih. Efek ini terasa lebih optimal jika dilakukan di pagi hari atau di lingkungan yang mendukung ketenangan. Bahkan, jalan kaki ringan yang dilakukan secara rutin kerap dikaitkan dengan peningkatan fokus dan kreativitas, untuk keseimbangan tubuh dan pikiran.
PERJAKA DAPEN adalah komunitas informal yang terdiri dari para praktisi dan pemerhati industri dana pensiun di Indonesia. Selalu konsisten melakukan olahraga jalan kaki di berbagai Lokasi hingga ke daerah. Komunitas ini didirikan dengan misi untuk memperkuat komunikasi dan kebersamaan di antara semua pihak yang terlibat dalam industri dana pensiun. PERJAKA Dapen diharapkan dapat menjadi "ruang informal" yang menyatukan praktisi, pemerhati, dan masyarakat dana pensiun di seluruh Indonesia. Sebuah persaudaraan yang diwujudkan melalui kegiatan jalan kaki yang santai dan menyenangkan.
Perjaka Dapen mengingatkan pentingnya siapkan masa pensiun. Karena pensiun bukan hanya tentang "waktu" yang pasti tiba, melainkan tentang "keadaan" seperti apa yang diinginkan di masa depan? Persiapan pensiun sejak dini sangat esensial. Dan Perjaka Dapen tetap fokus pada olahraga jalan kaki sebagai olahraganya generasi baby boomers dan Gen X. Salam jalan sehat, salam Perjaka Dapen!
