Perkuat Layanan Kesehatan, Rutan Gresik Gelar Mobile VCT dan CKG bagi 105 WBP

Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Rutan Gresik tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

GRESIK – Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Gresik, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Timur, terus memperkuat komitmennya dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal bagi warga binaan. Bersinergi dengan Puskesmas Cerme dan Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Jawa Timur, Rutan Gresik menggelar layanan Mobile Voluntary Counselling and Testing (VCT) serta Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi 105 warga binaan, Rabu (21/10).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya deteksi dini sekaligus peningkatan kesadaran warga binaan terhadap pentingnya menjaga kesehatan selama menjalani masa pembinaan. Melalui layanan tersebut, warga binaan mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan serta konseling yang mendukung pemahaman mereka mengenai kondisi kesehatan diri dan langkah-langkah pencegahan penyakit.
Pelaksanaan Mobile VCT difokuskan pada konseling dan pemeriksaan HIV dengan tetap mengedepankan prinsip kerahasiaan, etika medis, serta penghormatan terhadap hak setiap individu. Sementara itu, layanan CKG menjadi sarana untuk memantau kondisi kesehatan warga binaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala. Seluruh rangkaian pelayanan dilaksanakan secara profesional dengan memperhatikan ketentuan dan prosedur kesehatan yang berlaku.
Selain pemeriksaan, warga binaan juga diberikan edukasi mengenai pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat, menjaga kebersihan lingkungan, serta memahami upaya pencegahan penularan penyakit. Edukasi ini diharapkan dapat membentuk kebiasaan hidup sehat yang tidak hanya bermanfaat selama berada di dalam rutan, tetapi juga menjadi bekal ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Rutan Gresik, Dhimas Isdwiyono, menyampaikan bahwa kesehatan merupakan salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam proses pembinaan warga binaan. “Kami berkomitmen memastikan warga binaan mendapatkan akses pelayanan kesehatan yang layak, termasuk melalui deteksi dini dan edukasi kesehatan. Sinergi dengan Puskesmas Cerme dan PKBI Jawa Timur menjadi langkah penting agar pelayanan yang diberikan semakin optimal, profesional, dan berkelanjutan,” ujar Dhimas.
Lebih lanjut, Dhimas menegaskan bahwa pemenuhan layanan kesehatan merupakan bagian dari upaya menghadirkan pembinaan yang menyeluruh dan berorientasi pada kemanusiaan. Menurutnya, kondisi kesehatan yang terjaga akan mendukung warga binaan dalam mengikuti berbagai program pembinaan secara lebih baik. Karena itu, kolaborasi dengan instansi dan lembaga terkait akan terus diperkuat guna mendukung pemenuhan hak kesehatan warga binaan.
Melalui kegiatan Mobile VCT dan CKG ini, Rutan Gresik berharap kesadaran warga binaan terhadap pentingnya deteksi dini, pencegahan penyakit, dan penerapan pola hidup sehat semakin meningkat. Langkah ini sekaligus menjadi wujud nyata komitmen Rutan Gresik dalam menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kesejahteraan warga binaan, sejalan dengan semangat memberikan pelayanan publik yang berkualitas. (Humas Rutan Gresik)
