Pesan Pramono di Peringatan Hari Anak: Raih Cita-cita Setinggi Mungkin

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Kak Seto, memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/7). Foto: Pradya Tirta/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Kak Seto, memberikan keterangan kepada awak media usai menghadiri peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/7). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak anak-anak di Jakarta untuk berani bermimpi dan meraih cita-cita setinggi mungkin. Pesan itu disampaikannya dalam acara Peringatan ke-42 Hari Anak Nasional Tahun 2026 di Balai Kota DKI Jakarta pada Senin (20/7).

Dalam sambutannya, Pramono mengatakan anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus diberi kesempatan untuk belajar, bermain, dan mengembangkan potensi nya.

“Raihlah cita-cita setinggi mungkin, menjadi anak yang penuh berkah, menjadi anak yang membanggakan, menjadi anak yang betul-betul berguna bagi nusa dan bangsa,” ujar Pramono.

Sebelum menyampaikan sambutannya, Pramono mengajak sejumlah anak maju ke depan untuk berbincang mengenai hobi dan cita cita mereka. Ia juga mengajak anak-anak menyanyikan lagu Bintang Kecil dan Balonku Ada Lima bersama-sama.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) menyapa anak-anak saat kunjungannya di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Planet Senen, Jakarta, Senin (4/5/2026). Foto: Fauzan/ANTARA FOTO

Momen tersebut sengaja dilakukan untuk menunjukkan bahwa anak-anak tidak hanya membutuhkan pendidikan, tetapi juga ruang untuk bermain dan mengekspresikan diri.

“Apa pun, menjadi anak itu tugasnya terlalu banyak. Harus punya ruang juga untuk bermain, punya ruang untuk mengekspresikan apa yang menjadi keinginannya,” ujar Pramono.

Pramono mengatakan, Hari Anak Nasional tahun ini mengusung tema “Bermain Gembira” sebagai pengingat bahwa bermain merupakan bagian penting dalam tumbuh kembang anak.

Sambutan Ketua Perlindungan Anak Indonesia, Kak Seto dalam acara peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (20/7). Foto: Pradya Tirta/kumparan

Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI), Seto Mulyadi atau Kak Seto mengatakan bermain bukan sekadar aktivitas hiburan, melainkan hak anak yang memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kemampuan sosial.

“Bermain bukan sekadar hiburan saja, tapi merupakan hak anak yang sekaligus merupakan pembelajaran yang membentuk karakter, kecerdasan sosial serta kesehatan fisik dan mental,” ujar kak Seto.

Ia berharap peringatan Hari Anak Nasional tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum bagi seluruh pihak untuk terus memenuhi hak anak agar dapat tumbuh menjadi generasi sehat, cerdas, dan berkarakter.