Pesawat Bomber B-52 Jatuh di California, 8 Orang Tewas

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pesawat pembom B-52 Stratofortress Angkatan Udara AS. Foto: Henry Nicholls/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Pesawat pembom B-52 Stratofortress Angkatan Udara AS. Foto: Henry Nicholls/REUTERS

Sebanyak delapan orang tewas setelah sebuah pesawat pengebom B-52 di Amerika Serikat (AS) jatuh pada Senin (15/6) waktu setempat. Kejadian itu berlangsung tak lama setelah pesawat nahas tersebut lepas landas dari pangkalan udara di California.

Aparat setempat melaporkan pesawat itu jatuh sekitar 90 kilometer di utara Pangkalan Udara Edwards. Pesawat tersebut sedang menjalani uji coba rutin.

Pesawat itu ditumpangi pejabat militer, pejabat pemerintah, dan kontraktor sipil. Insiden tersebut memicu kebakaran besar di lokasi kejadian.

Diduga kuat tidak ada satu pun penumpang di dalam pesawat nahas itu yang selamat.

"Pangkalan Udara Edwards mengalami tragedi mengerikan. Kami kehilangan delapan warga Amerika yang hebat," ujar pejabat militer AS, Kolonel James Hayes, seperti dikutip AFP.

Hayes menambahkan, pesawat B-52 yang jatuh telah digunakan militer AS sejak era 1950-an. Uji coba yang dilakukan merupakan bagian dari misi modernisasi radar.

"Pesawat itu lepas landas, dan segera setelah lepas landas, jatuh dan terbakar hebat," kata Hayes.

"Setelah meninjau rekaman kecelakaan itu, diputuskan bahwa ini adalah kecelakaan yang tidak dapat dipulihkan dan tidak mungkin untuk diselamatkan," sambungnya.

Hingga kini, penyebab kecelakaan tersebut belum diketahui. Tim investigasi keselamatan telah memulai penyelidikan untuk mengungkap penyebab insiden itu.