Polda DIY Soal Aksi Massa di Yogyakarta: Sempat Ribut, Situasi Terkendali

Polda DIY angkat bicara terkait aksi massa yang berlangsung di perempatan Gramedia, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Yogyakarta, pada Selasa (1/9) sore hingga malam.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan mengatakan massa aksi membubarkan diri pada pukul 21.15 WIB setelah sempat terjadi keributan antara massa aksi dengan warga.
Ihsan mengatakan keributan itu berhasil dikendalikan oleh kesigapan personel kepolisian di lokasi.
"Terkait dinamika di lapangan sempat terjadi kesalahpahaman antara warga dengan massa peserta terkait penutupan jalan dan aksi yang dilaksanakan sampai malam hari, yang dianggap oleh warga mengganggu aktivitas mereka," kata Ihsan dalam keterangan videonya, Rabu (2/9).
Ihsan mengatakan sempat terjadi situasi saling dorong dari kedua belah pihak. Hal ini membuat peserta aksi panik.
"Peserta aksi panik dan sempat terjatuh sehingga mengalami luka ringan dan sesaat pada saat korban terjatuh segera dievakuasi menggunakan ambulans milik UGM ke Rumah Sakit Panti Rapih," katanya.
Korban yang terluka sudah mendapatkan perawatan dan diperbolehkan kembali ke kediaman masing-masing.
Di sisi lain, personel kepolisian juga terkena semprotan merica. Personel tersebut telah ditangani tim medis kepolisian dan kondisinya berangsur membaik.
"Dari jajaran Polresta Yogyakarta yang terkena semprotan diduga merupakan cairan merica," ujarnya.
Setelah massa bubar, arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman kembali normal.
"Fokus utama kami dalam pengamanan ini adalah memberikan pelayanan secara humanis guna memastikan hak menyampaikan pendapat di muka umum tetap terpenuhi, sekaligus cepat tanggap dalam memediasi dinamika sosial serta berkoordinasi dengan tim medis di lapangan," pungkasnya.
