Polda Jatim Libatkan Semua Pihak Buru Pembunuh Wanita ASN di Bandara Juanda

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang wanita belum diketahui identitasnya ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir di Terminal 1 Bandara Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Seorang wanita belum diketahui identitasnya ditemukan tewas di dalam mobil yang terparkir di Terminal 1 Bandara Juanda, Kabupaten Sidoarjo, Rabu (24/6/2026). Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

Polda Jawa Timur akan melibatkan semua pihak untuk memburu pria misterius diduga pelaku pembunuhan Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Bangkalan, Ruly Yunis Setiawati (50).

Jasa korban pertama kali ditemukan sopir ojol di dalam mobil pelat merah yang terparkir di Terminal I Bandara Juanda.

"Upaya sinergi dan kolaborasi semua pihak untuk dapat cepat mengungkap kasus ini akan terus kami lakukan," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast kepada kumparan, Rabu (1/7).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast. Foto: Farusma Okta Verdian/kumparan

"Mohon doanya mudah-mudahan segera tertangkap," lanjut Jules.

Video Pria Misterius Bersama Wanita ASN Bangkalan

Sebelumnya, beredar sebuah video yang memperlihatkan Ruly Yunis Setiawati bersama seorang pria yang belum diketahui identitasnya. Keduanya tampak duduk di sebuah taman.

Dalam video tersebut, pria itu memiliki kemiripan dengan sosok pria misterius yang terekam kamera CCTV di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda. Ia terlihat mengenakan kaus berwarna biru dengan motif garis merah, putih, dan biru di bagian depan. Kacamata yang dikenakannya juga tampak serupa. Begitu pula dengan warna kulit dan model rambutnya.

Kuasa hukum keluarga Ruly, Risang Bima Wijaya, mengatakan pria yang terlihat bersama korban diduga berinisial E. Namun, pihak keluarga mengaku tidak mengenal pria tersebut.

"Ini inisialnya apa? E, betul, inisial depannya E. Belakangnya? Ah ini kan huruf mati kan? Saya nyebut N gitu tok. Asal sebut itu. Kalau inisialnya betul itu E," kata Risang saat dihubungi, Selasa (30/6).

Sementara itu, Polresta Sidoarjo mengaku masih menyelidiki kasus tersebut.

"Kita masih selidiki, mohon waktu," kata Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo AKP Siko Sesaria Putra Suma kepada kumparan beberapa waktu lalu.