Polisi Akan Periksa 3 Anggota DPRD Terkait Kasus Dugaan Intimidasi Dokter Icha

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres TTU AKBP Eliana Papote. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres TTU AKBP Eliana Papote. Foto: Dok. Istimewa

Polisi menjadwalkan pemeriksaan terhadap tiga anggota DPRD TTU yang diduga melakukan intimidasi terhadap dr. Elisa Princilia Utami Pakaenoni atau dokter Icha yang bertugas di Rumah Sakit Leona Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), NTT.

Ketiga anggota dewan yang dipanggil adalah Theresius Lazakar dari Partai Golkar, Robert Tubani dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), dan Veronika Lake dari PDI Perjuangan.

"Hari ini jadwal pemeriksaan,” ujar Kapolres TTU, AKBP Eliana Papoteh, Senin (29/6).

Ia mengatakan surat panggilan resmi telah dikirimkan beberapa hari sebelumnya. “Surat panggilan untuk ketiganya sudah kami kirim,” katanya.

Suasana di rumah duka dokter Icha. Foto: Dok. kumparan

Kemenkes Usut Dugaan Intimidasi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) turut mengusut dugaan intimidasi yang dialami dokter Icha.

"Terkait kabar dugaan intimidasi yang menimpa almarhumah, Kemenkes tidak akan tinggal diam. Saat ini, tim Kemenkes tengah bergerak untuk mengusut kasus ini secara transparan dan tuntas," kata Kemenkes di akun Instagram @kemenkes.id, dikutip Senin (29/6).

Kementerian Kesehatan menyampaikan duka cita atas wafatnya dr. Icha yang bertugas di RS Leona Kefamenanu, NTT. Foto: Instagram/ @kemenkes_ri

Kemenkes menyatakan tak ada ruang bagi segala bentuk perundungan, intimidasi atau penyalahgunaan wewenang terhadap tenaga kesehatan.

"Siapa pun yang berjuang di garda terdepan berhak atas rasa aman dan penghormatan," ujarnya.

Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, saat mendatangi rumah duka dokter Icha di Baumata, Kupang, NTT. Foto: kumparan

Meninggalnya dokter Icha menjadi perhatian publik setelah pihak keluarga menduga korban mengalami tekanan psikologis usai menangani pasien gigitan ular hijau di RS Leona Kefamenanu.

Keluarga menyebut, dokter Icha sempat didatangi sejumlah anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang memprotes penanganan pasien di ruang IGD. Menurut keluarga, insiden tersebut membuat dokter Icha mengalami depresi berat hingga akhirnya bunuh diri pada Jumat (26/6).