Polisi Bekuk Dua Pemuda yang Diduga Hendak Tawuran di Ciracas, 4 Senjata Disita

Tim Patroli Gabungan Brimob Batalyon B Pelopor Sat Brimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua pemuda yang diduga hendak tawuran di kawasan Taman Ceria Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (25/8) dini hari.
Dalam penindakan tersebut, polisi menyita 4 bilah senjata tajam (sajam) dan 2 unit sepeda motor yang digunakan kedua pemuda saat berada di lokasi.
Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto menjelaskan pihaknya mendapatkan informasi mengenai keberadaan sekelompok pemuda yang diduga akan terlibat aksi tawuran di Taman Ceria Ciracas.
“Kedatangan aparat membuat sejumlah pemuda berupaya melarikan diri, namun dua orang berhasil diamankan setelah dilakukan pembubaran,” jelas Henik dalam keterangan yang diterima kumparan, Selasa (25/8).
“Kedua pemuda berikut barang bukti selanjutnya diserahkan kepada Polres Metro Jakarta Timur untuk menjalani proses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum,” lanjutnya.
Henik mengatakan, patroli gabungan tersebut merupakan bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar potensi 3C, tawuran, judi online, hingga penipuan online.
“Kehadiran personel di lapangan merupakan upaya preventif untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami juga mengajak masyarakat untuk segera menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan kamtibmas,” terangnya.
Sebelum melakukan penindakan di Taman Ceria Ciracas, personel juga menyambangi sejumlah titik di Jalan Tanah Merdeka Selatan dan Jalan Manunggal, Kecamatan Ciracas, untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Lebih lanjut, Henik mengimbau agar orang tua dan masyarakat turut berperan aktif dalam pengawasan terhadap anak-anak.
“Polri mengimbau para orang tua dan masyarakat untuk bersama-sama mengawasi aktivitas anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari, serta tidak membiarkan mereka membawa senjata tajam atau terlibat dalam aksi kekerasan,” ujarnya.
Henik juga mengatakan bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau mengetahui adanya potensi gangguan keamanan dapat menghubungi layanan Polisi 110. Patroli dan respons cepat akan terus dilakukan untuk menjaga situasi Jakarta tetap aman dan kondusif.
