Polisi Tangkap 4 Tersangka Pembunuhan Prajurit TNI AD di Tangerang

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi borgol kabel ties. Foto: kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi borgol kabel ties. Foto: kumparan

Seorang prajurit TNI bernama Arif Budi Sampurna diduga menjadi korban pembunuhan di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya di depan pertigaan Cluster Turquoise, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo mengatakan, keempat tersangka berhasil diamankan setelah polisi melakukan penyelidikan intensif usai jasad korban ditemukan pada Minggu (19/7) pagi.

“Pada sore ini kami ingin memberikan informasi bahwa Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan terhadap seorang laki laki yang di duga berprofesi sebagai personil TNI AD yang terjadi di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, tepatnya di depan pertigaan Cluster Turquoise, Desa Curug Sangereng, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Dalam pengungkapan tersebut, empat orang tersangka berhasil diamankan,” kata Boy, Selasa (21/7).

Boy menjelaskan, korban bernama Arif Budi Sampurna ditemukan tergeletak di pinggir jalan sekitar pukul 05.45 WIB. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), korban mengalami sejumlah luka akibat benda tajam dan dinyatakan meninggal dunia.

Usai menerima laporan, tim gabungan Satreskrim Polres Tangerang Selatan bersama Polsek Kelapa Dua langsung melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi, mengolah TKP, serta menelusuri keberadaan para pelaku.

Hasilnya, polisi menangkap empat tersangka di sejumlah lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian dalam waktu kurang dari 1x24 jam.

“Keempat tersangka berinisial Sdr BR, sdr RRGB, sdr MKN dan sdr H yang melakukan kekerasan terhadap korban,” ujar Boy.

Saat ini, keempat tersangka telah diamankan dan penyidik masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang menyebabkan korban tewas.