Polresta Solo Gandeng Polda DIY dan Jateng Buru Pembuang Bayi di KA Sancaka

kumparanNEWSverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Polisi mengamankan bayi ditemukan di toilet gerbong 3 eksekutif KA Sancaka relasi Stasiun Gubeng-Stasiun Yogyakarta, Sabtu (4/7) Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
Polisi mengamankan bayi ditemukan di toilet gerbong 3 eksekutif KA Sancaka relasi Stasiun Gubeng-Stasiun Yogyakarta, Sabtu (4/7) Foto: Dok. Istimewa

Polisi masih memburu pembuang bayi di toilet gerbong Kereta Api (KA) Sancaka 84B relasi Yogyakarta-Surabaya pada Sabtu (4/7) lalu. Bayi laki-laki yang dinamai Bayu Nawasena Bhayangkara itu ternyata masih berusia satu minggu.

"Ciri-ciri awal berjenis kelamin laki-laki. Informasi terakhir dilahirkan seminggu. Saat ini masih di RS Bhayangkara," ujar Kasihumas Polresta Solo AKP Lingga Ramadhani kepada wartawan, Kamis (9/7).

Ia mengatakan, Unit Reskrim PPA dan PPO Polresta Solo masih mendalami keterangan saksi, serta melakukan pendalaman terhadap sejumlah rekaman CCTV untuk mengungkap kasus ini.

"Dari rekan-rekan penyidik sudah memeriksa sejumlah saksi, berkoordinasi dengan para pihak. Saat ini masih Lidik, pemeriksaan saksi-saksi, pengecekan CCTV," jelas dia.

Selain itu, Polresta Solo juga menggandeng Polda DIY dan Polda Jawa Tengah dalam proses penyelidikannya.

"Masih kita dalami semua rangkaian kegiatan yang dilakukan penyidik untuk membuat titik terang," kata Lingga.

Sebelumnya, bayi tersebut ditemukan di dalam toilet gerbong eksekutif 3 KA Sancaka 84B relasi Yogyakarta-Surabaya Gubeng saat kereta dalam perjalanan pada Sabtu (4/7) sekitar pukul 07.20 WIB.

Oleh petugas, bayi tersebut diserahkan ke Pos Kesehatan Stasiun Solo Balapan yang merupakan stasiun terdekat. Setelah menyerahkan bayi tersebut, KA Sancaka 84B pun melanjutkan perjalanannya kembali pada pukul 07.33 WIB.