PPJKI Membedah Industri Dana Pensiun & Ajak Pekerja Siapkan Pensiun

Dosen Unindra - Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM - Humas ADPI - Asesor LSP Dana Pensiun - Konsultan - Dr. Manajemen Pendidikan - Pendiri TBM Lentera Pustaka - Penulis 54 buku
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Syarif Yunus tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Perkumpulan Praktisi Jasa Keuangan Indonesia (PPJKI) didukung oleh Sertifikasiku hari ini menggelar Financial Insight Series - 5, webinar series bertajuk “Mastering Pension Funds : Membedah Tantangan Industri & Strategi Mengamankan Finansial Masa Tua” secara daring (20/7/2026). Diikuti oleh 120 peserta, webinar ini dibuka oleh Drs. Budi Ruseno, MM., CSA., CRP selaku Ketua Umum PPJKI Perkumpulan Praktisi Jasa Keuangan Indonesia.
“Webinar PPJKI ini petning untuk meningkatkan literasi kita tentang dana pensiun dan harapannya bisa ikut meningkatkan partisipasi dana pensiun di Indonesia. Tentu untuk mempersiapkan masa pensiun yang lebih bermartabat” ujar Budi Ruseno dalam sambutannya.
Bertindak sebagai pembicara yaitu 1) Zulfianto Arbi, SE., MM., AAAI-K, ACII, AMII, QIP, WMI, CSA, CRP, AMRP, CRGPsebagai Dosen Vokasi UI, Fasilitator Sertifikasiku, dan Wakil Divisi Organisasi dan Keanggotaan PPJKI yang membahas tentang pentingnya pekerja mempersiapkan masa pensiun sejak dini untuk menjadi kesinambungan penghasilan di hari tua.
Pembicara kedua Dr. Syarifudin Yunus, M.Pd (Ketua Dewas DPLK Sinarmas AM, Asesor LSP Dana Pensiuun dan Sekretaris 5 Bidang Komisariat Profesi Dana Pensiun PPJKI) membahas tentang apa dan bagaimana dana pensiun sekaligis tantangan serta strateginya untuk memperluas kepesertaan dana pensiun bagi pekerja sektor formal maupun informal.
Seperti diketahui, tingkat literasi (27,79%) dan inklusi (5,37%) dana pensiun di Indonesia masih tergolong rendah. Karena itu upaya memperkuat pemahaman pekerja tentang dana pensiun menjadi pensiun menjadi penting dilakukan. Sebab intinya, dana pensiun sesuai regulasi dimaksudkan untuk: 1) meningkatkan perlindungan hari tua bagi masyarakat, khususnya para pekerja, 2) meningkatkan literasi dana pensiun, 3) mendorong kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan program pensiun, dan 4) mempercepat akumulasi sumber dana jangka panjang sebagai sumber utama pembiayaan pembangunan.
Peserta webinar sangat antusias mengikuti webinar yang ditandai dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Sebuah kesadaran baru akan pentingnya mempersiapkan masa pensiun selalu didengungkan oleh PPJK sebagai organisasi para praktisi jasa keuangan di Indonesia (https://ppjki.or.id/)
Sebagai konklusi dalam webinar ini, maka pekerja diimbau untuk berani mempersiapkan masa pensiun dengan menyisihkan sebagian gaji untuk dana pensiun secara mandiri. Dan strategi mengamankan finansial di masa tua dpaat ditempuh dengan 1) edukasi terus-menerus, 2) digitalisasi pensiun untuk memudahkan publik memiliki dana pensiun, dan 3) menyadari cepat atau lambat, masa pensiun pasti tiba. Karena itu, siapkanlah masa pensiun sejak dini. #YukSiapkanPensiun #WebinarPPJKI #PraktisiKeuangan
